Lamine Yamal langsung mencatatkan namanya dalam buku rekor Piala Dunia setelah mencetak gol ke gawang Arab Saudi di Atlanta, Minggu (21/6/2026). Gol itu membuat penyerang Spanyol tersebut masuk ke daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah turnamen, sekaligus berada tepat di atas Lionel Messi.
Gol cepat Yamal lahir pada menit ke-10 setelah ia menyambut umpan silang matang dari Mikel Oyarzabal. Penyelesaian itu memberi Spanyol keunggulan awal dalam laga fase grup yang punya bobot penting bagi La Roja.
Posisi Yamal di daftar rekor dunia
Saat menjebol gawang Arab Saudi, Yamal berusia 18 tahun 343 hari. Dengan catatan itu, pemain Barcelona tersebut menempati urutan ketujuh dalam daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia.
Posisi itu membuat namanya berada satu tingkat di atas Messi, sosok yang juga identik dengan nomor punggung 10 di Barcelona. Bagi Yamal, pencapaian tersebut menambah sorotan pada kiprahnya di panggung terbesar sepak bola internasional.
Rekor Spanyol belum bergeser
Meski sukses menembus daftar elit dunia, Yamal belum merebut status pencetak gol termuda Spanyol di Piala Dunia. Rekor itu masih dipegang Gavi, yang mencetak gol ke gawang Kosta Rika saat berusia 18 tahun 110 hari di Qatar.
Artinya, gol Yamal memang istimewa, tetapi masih belum cukup untuk melewati rekor milik rekan setimnya sendiri. Hal ini memperlihatkan bahwa generasi muda Spanyol terus memberi jejak kuat di turnamen empat tahunan tersebut.
Rekor tertinggi masih milik Pele
Di daftar sepanjang masa, posisi teratas tetap dikuasai legenda Brasil, Pele. Ia mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 1958 ketika berusia 17 tahun 239 hari saat menghadapi Wales.
Catatan itu masih berdiri sebagai tolok ukur utama bagi para pemain muda yang ingin menorehkan sejarah serupa. Dalam konteks itu, gol Yamal menjadi salah satu pencapaian paling menonjol dari pemain muda Spanyol di edisi kali ini.
Spanyol mendapat dorongan di fase grup
Gol Yamal juga datang pada momen yang memberi tekanan tersendiri bagi Spanyol. Sebelumnya, tim asuhan La Roja itu ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde, sehingga kebutuhan untuk meraih hasil positif menjadi semakin besar.
Arab Saudi sendiri datang dengan reputasi sebagai lawan yang kerap menyulitkan tim besar. Tim ini sempat mengalahkan Argentina pada edisi 2022, sehingga laga di Atlanta berlangsung dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi.
Bagi Spanyol, kontribusi cepat Yamal memberi dorongan penting untuk menjaga momentum di fase grup. Bagi sang pemain, gol perdana di Piala Dunia ini mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menonjol di turnamen tersebut.







