Lamongan Gagal Juara, Dua Tim Tuan Rumah Tetap Tutup Piala Presiden Jatim 2026 dengan Runner-up

Author: Redaksi Android62

Dua tim tuan rumah asal Lamongan harus puas menutup Festival Sepak Bola Piala Presiden U-10 dan U-12 2026 tingkat Jawa Timur dengan status runner-up. Hasil itu datang setelah Kemendung FA U-10 dan Akademi Persela U-12 sama-sama kalah di partai final yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, pada 30 Juni-1 Juli 2026.

Di kategori U-10, Kemendung FA Lamongan kalah tipis 0-1 dari Satria Muda Sidoarjo. Sementara itu, Akademi Persela Lamongan juga belum mampu membawa pulang gelar juara setelah takluk 1-2 dari Bima Putra Kabupaten Blitar pada kategori U-12.

Dua final, dua kekalahan tipis

Meski gagal meraih trofi, capaian itu tetap menempatkan Lamongan sebagai daerah yang berhasil mengirim wakil ke dua partai puncak sekaligus. Di turnamen yang diikuti tim dari berbagai daerah di Jawa Timur itu, hasil tersebut menjadi penanda bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Lamongan mulai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.

Kategori Finalis Lamongan Hasil Final Posisi Akhir
U-10 Kemendung FA Lamongan Kalah 0-1 dari Satria Muda Sidoarjo Runner-up
U-12 Akademi Persela Lamongan Kalah 1-2 dari Bima Putra Kabupaten Blitar Runner-up

Ajang pembinaan, bukan semata hasil akhir

Festival Sepak Bola Piala Presiden 2026 memang dirancang bukan hanya untuk mengejar kemenangan. Ajang ini juga dimaksudkan sebagai sarana pendidikan, penumbuh kecintaan anak-anak terhadap sepak bola, serta latihan sportivitas dan sikap saling menghargai sejak dini.

Penutupan turnamen turut dihadiri Sekretaris Daerah Lamongan, Mohammad Nalikan. Ia mengingatkan peserta agar tidak menjadikan menang atau kalah sebagai tujuan utama dalam kompetisi usia dini.

“Menang atau kalah itu hal yang biasa, karena ini pertandingan. Yang terpenting adalah semangat belajar, sportivitas, dan terus berlatih untuk menjadi lebih baik,” kata Nalikan.

Harapan lahir talenta baru dari daerah

Nalikan juga menaruh harapan besar pada keberlanjutan festival sepak bola usia dini seperti ini. Menurut dia, pembinaan yang dilakukan sejak awal dapat menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta baru bagi sepak bola nasional.

“Kegiatan ini menjadi pemicu dan pemacu perkembangan sepak bola Tanah Air. Semoga dari ajang seperti ini, lahir pemain-pemain hebat, yang nantinya bisa membela daerah dan Indonesia,” ucapnya.

Hasil akhir kategori lain juga tercatat dalam turnamen tersebut. Di U-10, Satria Muda Sidoarjo menjadi juara, Kemendung FA Lamongan berada di posisi kedua, dan Airlangga Kabupaten Kediri menempati posisi ketiga.

Untuk U-12, Bima Putra Kabupaten Blitar keluar sebagai juara, Akademi Persela Lamongan finis di posisi kedua, dan Putra Mandiri Nganjuk melengkapi tiga besar. Dengan hasil ini, dua wakil Lamongan tetap membawa pulang kebanggaan meski belum berhasil menjadi kampiun di stadion kebanggaan mereka sendiri.

Source: beritajatim.com
Berita Terbaru