Lamongan Jadi Satu-Satunya Titik Yang Melihat Hilal Dzulhijjah, 12 Lokasi Lain Gagal Terpantau

Author: Redaksi Android62

Hanya satu titik di Jawa Timur yang berhasil menangkap hilal awal Dzulhijjah 1447 Hijriah, yakni Pantai Sunan Drajat/Tanjung Kodok Paciran, Lamongan. Dari 13 lokasi pemantauan, hasil itu membuat Lamongan menonjol di tengah 12 titik lain yang tidak melaporkan pengamatan serupa.

Pemantauan rukyatul hilal ini dilakukan untuk menentukan awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah/2026 Masehi di sejumlah titik di Jawa Timur. Di banyak lokasi, cuaca mendung menjadi penghambat utama sehingga proses pengamatan tidak berjalan optimal.

Sebaran titik rukyat itu mencakup Madiun, Gresik, Mojokerto, Pamekasan, Bondowoso, Banyuwangi, Sampang, Blitar, Sumenep, Ponorogo, Tuban, dan Jombang. Meski pengamatan berlangsung serentak, hasil yang muncul justru sangat berbeda antarwilayah.

Di Lamongan, laporan hilal terlihat datang dari Pantai Sunan Drajat/Tanjung Kodok Paciran. Sementara itu, 12 titik lainnya tidak berhasil melihat hilal, sehingga hasil dari Lamongan menjadi satu-satunya temuan yang tercatat di Jawa Timur pada pemantauan kali ini.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar mengapresiasi kerja tim rukyat, petugas lapangan, dan instansi terkait yang terlibat dalam proses pemantauan. Ia menilai kontribusi mereka menjadi bagian dari peran Jawa Timur dalam mendukung penetapan awal Dzulhijjah 1447 H oleh Kementerian Agama RI.

Menurut Akhmad Sruji Bahtiar, laporan hasil rukyatul hilal dari Jawa Timur akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang digelar Kemenag RI. Karena itu, meski hanya satu titik yang berhasil, temuan dari Lamongan tetap memiliki bobot penting dalam rangkaian penetapan awal bulan hijriah.

Perbedaan hasil antara Lamongan dan 12 lokasi lain memperlihatkan bahwa kondisi langit sangat memengaruhi hasil rukyat. Dalam pemantauan yang dilakukan pada waktu yang sama, cuaca mendung membuat sebagian besar titik pengamatan tidak memberi hasil maksimal.

Rukyatul hilal di Jawa Timur memang kerap menjadi perhatian karena ikut memperkuat proses penetapan awal bulan hijriah. Pada kesempatan ini, laporan dari Lamongan menjadi satu-satunya catatan hilal terlihat dari seluruh titik pemantauan di provinsi tersebut.

Source: surabaya.suaramerdeka.com
Berita Terbaru