Lapisan Tersembunyi Prada untuk Astronaut, Penentu Aman Tidaknya Misi ke Bulan

Author: Redaksi Android62

Di balik pakaian antariksa yang tampak mencolok, ada lapisan dalam yang justru memegang peran paling penting bagi keselamatan astronaut. Prada bersama Axiom Space kini memperkenalkan Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG), komponen yang akan dipakai astronaut NASA dalam misi lunar mendatang.

Lapisan ini dirancang untuk menjaga suhu tubuh dan aliran udara saat astronaut bekerja di lingkungan ekstrem. Di dalamnya terdapat tubing yang mengalirkan cairan pendingin, sementara saluran ventilasi terpisah membantu memasok oksigen dan membuang karbon dioksida.

Fungsi yang bekerja setiap menit di luar kendaraan

Russell Ralston, Senior Vice President of Spacecraft Development di Axiom Space, mengatakan LCVG bekerja setiap menit astronaut berada di luar kendaraan mereka. Ia menyebut lapisan ini menjaga lingkungan termal, mendukung pernapasan, dan membantu astronaut saat mereka mendorong kemampuan fisik ke batasnya.

Kebutuhan tersebut menjadi semakin penting karena wilayah kutub selatan Bulan dapat menghadirkan perubahan suhu yang sangat ekstrem. Axiom menyebut astronaut bisa menghadapi selisih suhu ratusan derajat antara area yang terkena sinar matahari dan area yang berada di bayangan.

Prada tetap membawa identitas desain

Meski fokus utamanya adalah keselamatan dan performa, Prada tetap meninggalkan jejak visual pada LCVG. Pakaian yang pas di tubuh itu memiliki detail seperti lengan dengan lubang untuk ibu jari, bagian kaki model stirrup, serta aksen garis merah khas Prada.

Jonathan Cirtain, CEO dan Presiden Axiom Space, menyebut perpaduan estetika dan fungsi ini jarang terjadi. Dalam acara peluncuran di Prada pada 7 Juni, ia mengatakan bahwa ini adalah “safety suit” yang sekaligus merupakan “a really remarkable piece of technology.”

Kolaborasi yang lahir dari Artemis

Kerja sama Prada dan Axiom pertama kali diumumkan pada 2023, ketika Prada engineers disebut akan membantu mengembangkan komponen sistem pakaian luar angkasa AxEMU. Setahun kemudian, keduanya memperlihatkan desain bagian luar pakaian lunar yang akan melindungi astronaut dari suhu ekstrem dan debu Bulan yang abrasif.

Kini, publik mendapat gambaran lebih dekat tentang lapisan yang paling melekat ke tubuh astronaut. Lapisan inilah yang menjadi fondasi agar jalan di Bulan dapat dilakukan lebih lama dan lebih aman.

Program Artemis milik NASA menjadi latar dari pengembangan ini. Program tersebut menargetkan kembalinya manusia ke permukaan Bulan untuk pertama kalinya sejak Apollo 17 pada 1972.

Teknologi antariksa bertemu material mode

Lorenzo Bertelli, Chief Marketing Officer Prada Group sekaligus Head of Sustainability, mengatakan kolaborasi ini akan berlanjut melampaui tonggak pertama tersebut. Ia menyebut proyek itu lahir dari kombinasi keahlian Axiom Space dan pengetahuan Prada dalam desain, pembuatan pola, serta material canggih.

Axiom dan Prada menekankan bahwa tim teknik dan material Prada bekerja bersama spesialis aerospace untuk mengembangkan tekstil dan teknik manufaktur yang mampu bertahan di kondisi lunar ekstrem. Pendekatan itu membuat proyek ini tidak sekadar kerja sama branding, melainkan penggabungan kemampuan industri yang berbeda.

Prada dinilai membawa keahlian yang relevan dalam material canggih, konstruksi pakaian, dan desain yang berpusat pada manusia. Di sisi lain, Axiom membawa pengalaman antariksa yang dibutuhkan untuk memastikan setiap detail tetap aman bagi astronaut.

Dengan kolaborasi ini, masa depan eksplorasi Bulan mempertemukan dua dunia yang selama ini tampak berjauhan. Jika semua berjalan sesuai rencana, astronaut Artemis bisa menjadi manusia pertama dalam sejarah yang mengenakan Prada di Bulan.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru