ASUS mencoba memadukan dua hal yang biasanya sulit bertemu dalam satu perangkat, yaitu bodi sangat ringan dan tenaga kelas berat. ExpertBook Ultra hadir dengan bobot hanya 0,99 kg, tetapi diklaim membawa performa AI yang mampu mendekati laptop workstation.
Keunikan itulah yang membuat model ini diarahkan untuk profesional, kreator, dan pemimpin perusahaan. Di tengah kebutuhan kerja yang makin mobile, laptop bisnis memang dituntut bukan cuma mudah dibawa, tetapi juga sanggup menangani multitasking berat, rapat hibrida, pengolahan data, hingga beban kerja AI.
Performa besar di dalam bodi tipis
Di sektor dapur pacu, ExpertBook Ultra dibekali prosesor hingga Intel Core Ultra X9-388H Series 3. ASUS juga menyematkan NPU 50 TOPS, dengan total kemampuan pemrosesan AI platform ini disebut mencapai hingga 180 TOPS.
Kombinasi tersebut ditujukan untuk mendukung editing video 4K, rendering 3D, virtual machine, analisis data, dan pemrosesan AI generatif secara lokal. Artinya, sejumlah pekerjaan berat bisa dijalankan tanpa harus terlalu bergantung pada cloud.
Agar kinerjanya tetap stabil, ASUS menyiapkan sistem pendingin ExpertCool Pro. Sistem ini dirancang menjaga TDP CPU 50W tetap aman tanpa throttling.
Di sisi grafis, laptop ini memakai Intel Arc B390 terintegrasi dengan 12 Xe Cores. Dalam pengujian tertentu, GPU ini diklaim mampu melampaui performa NVIDIA RTX 4050 pada TGP 30W.
Memori besar dan penyimpanan kencang
Untuk menopang beban kerja yang intensif, ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan RAM LPDDR5X hingga 64GB berkecepatan 9600 MT/s. Kapasitas ini ditujukan agar multitasking dan pemrosesan AI bisa berjalan lebih responsif.
Penyimpanannya memakai SSD PCIe Gen 5 x4 NVMe hingga 2TB. Kecepatan baca yang diklaim mencapai 14.090 MB/s dan tulis hingga 8.313 MB/s membantu booting sistem, membuka aplikasi berat, dan memindahkan file video besar berlangsung lebih cepat.
Bodi ringan, tetapi tetap dibuat tangguh
Untuk pengguna yang sering berpindah tempat, bobot menjadi salah satu nilai jual paling terasa. Varian POLED ExpertBook Ultra hadir dengan bobot mulai 0,99 kg dan ketebalan 10,9 mm, sehingga lebih mudah masuk tas kerja dan nyaman dibawa sepanjang hari.
ASUS memakai material magnesium-aluminium AZ31B kelas aerospace untuk menjaga kekuatan bodi. Lapisan ini dipadukan dengan ASUS Nano Ceramic Technology yang disebut memiliki tingkat kekerasan hingga 9H, atau lima kali lebih kuat dibanding standar laptop konvensional.
Permukaan bodinya juga dibuat anti noda dan anti abrasi. Hasilnya, tampilan premium tetap dipertahankan meski perangkat dipakai dalam mobilitas tinggi.
Layar OLED untuk kerja visual
Di bagian tampilan, ExpertBook Ultra menggunakan layar sentuh 14 inci 3K Tandem OLED dengan resolusi 2880 x 1800 piksel. Panel ini mendukung refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz.
Teknologi Tandem OLED membuat kecerahan HDR mencapai 1400 nits dan konsumsi daya 40 persen lebih hemat dibanding OLED biasa. Layar ini juga mendukung 100 persen DCI-P3 dan akurasi warna Delta E < 1, sehingga cocok untuk kebutuhan kreatif dan presentasi bisnis premium.
ASUS menambahkan Corning Gorilla Glass Matte dan teknologi anti-glare. Pantulan cahaya diklaim bisa berkurang hingga 80 persen agar mata lebih nyaman saat bekerja lama.
Daya tahan, konektivitas, dan fitur kerja harian
Untuk mobilitas jauh dari colokan, laptop ini dibekali baterai 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam. Pengisian cepatnya disebut bisa mencapai 50 persen dalam 30 menit.
Pengisian daya juga fleksibel lewat USB-C dengan dukungan 5V hingga 20V. Dari sisi koneksi fisik, ExpertBook Ultra membawa Thunderbolt 4, USB-A, HDMI 2.1, dan audio jack 3,5mm tanpa perlu dongle tambahan.
ASUS juga menambahkan Dolby Atmos 6-speaker, keyboard spill-resistant dengan key travel 1,5 mm, dan touchpad haptic berbahan kaca berukuran besar. Kombinasi ini ditujukan untuk mendukung aktivitas kerja harian yang padat.
Keamanan enterprise dan fitur AI bawaan
Aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama pada model ini. ExpertBook Ultra mendukung NIST SP 800-193, Microsoft Secured-Core PC, TPM 2.0, serta BIOS self-healing.
Untuk akses yang lebih praktis, ASUS menambahkan fingerprint sensor dan Windows Hello IR facial recognition. Di sisi perangkat lunak, tersedia MyExpert AI yang menghadirkan AI ExpertMeet, Knowledge Hub, dan File Search tanpa biaya langganan tambahan.
Dengan kombinasi bobot yang sangat ringan, layar premium, baterai panjang, dan tenaga AI besar, ASUS ExpertBook Ultra diposisikan sebagai laptop bisnis yang membawa pendekatan kelas workstation ke format yang jauh lebih ringkas.
Source: id.mashable.com