Asus Republic of Gamers membawa Zephyrus Duo 2026 (GX651) ke Indonesia dengan banderol Rp 129.799.000. Laptop ini langsung menempati kelas paling premium karena menggabungkan dua layar sentuh OLED 16 inci dalam satu bodi.
Perangkat tersebut diposisikan untuk menjawab kebutuhan komputasi kecerdasan buatan dan produktivitas yang makin menuntut banyak tampilan sekaligus. Asus menilai pendekatan ini relevan karena data internal perusahaan menunjukkan 62,2 persen pengguna seri Zephyrus terbiasa menjalankan beberapa perangkat bersamaan atau memakai monitor eksternal.
Dua layar 3K yang dirancang untuk kerja dan gim
Zephyrus Duo 2026 disebut sebagai laptop gaming pertama di dunia yang memadukan dua panel sentuh OLED 16 inci beresolusi 3K. Keduanya juga membawa refresh rate 120Hz dan response time 0,2ms, sehingga ditujukan untuk tampilan yang halus dalam bermain gim maupun mengolah konten.
Asus memakai arsitektur Flexible OLED agar jarak antarlayar tetap minim. Hasilnya, pengalaman multi-screen terasa lebih menyatu saat dipakai untuk mengedit, membuka banyak aplikasi, atau berpindah dari kerja kreatif ke sesi bermain gim.
Performa tinggi untuk AI lokal dan rendering berat
Di bagian mesin, laptop ini dipersenjatai Intel Core Ultra 9 386H dan GeForce RTX 5090 dengan TGP 150W. Kombinasi tersebut ditujukan untuk mendukung pemrosesan kecerdasan buatan lokal dan berbagai beban kerja berat yang membutuhkan tenaga besar.
Asus menyebut total kinerja platform perangkat ini mencapai 1.874 TOPS. Dengan kemampuan itu, Zephyrus Duo 2026 diposisikan sanggup menangani rendering video format 8K secara real-time sambil menjaga performa tetap tinggi pada skenario kerja yang kompleks.
Fleksibel dalam lima mode penggunaan
Untuk menunjang cara pakai yang beragam, Asus memasang sistem engsel trapesium kokoh yang memungkinkan perangkat dilipat hingga sudut 320 derajat. Desain ini membuka lima mode penggunaan sesuai kebutuhan, mulai dari kerja mobil hingga pemakaian yang lebih santai.
Pendekatan tersebut membuat Zephyrus Duo 2026 tidak hanya menonjol lewat performa, tetapi juga lewat fleksibilitas. Kehadiran dua layar memberi nilai tambah bagi pengguna yang sering berpindah dari pengolahan konten ke gaming dalam satu sesi.
Pendinginan disiapkan untuk panel OLED
Asus juga memberi perhatian besar pada sistem termal melalui ROG Intelligent Cooling. Teknologi ini memadukan Liquid Metal, Vapor Chamber, dan Graphite Nano Insulated Sheet untuk menjaga suhu tetap terkendali.
Rangkaian pendingin itu sekaligus dirancang untuk mengurangi risiko burn-in pada panel OLED. Langkah ini penting karena konfigurasi layar ganda menuntut perlindungan ekstra agar kualitas tampilan tetap terjaga dalam pemakaian jangka panjang.
Penjualan eksklusif dan bonus periode awal
Zephyrus Duo 2026 dijual secara eksklusif melalui Asus Online Store dan sudah mencakup paket layanan purnajual komprehensif untuk konsumen di Indonesia. Pembeli pada periode 17 hingga 30 Juni 2026 juga berhak atas bundel tambahan berupa koper eksklusif ROG SLASH Hard-Case Luggage Edition.
Country Manager Asus Indonesia, Lenny Lin, menyebut ROG Zephyrus Duo (GX651) sebagai representasi puncak inovasi Asus ROG. Ia menekankan perpaduan desain eksklusif, pengalaman multi-screen yang revolusioner, dan performa kelas tertinggi dalam satu perangkat.
