Laufey Jadi Pusat Game Baru God Of War, Sony Ungkap Aksi Brutal di State Of Play

Sony kembali menarik perhatian lewat State of Play terbaru karena bukan hanya menampilkan cuplikan baru Marvel’s Wolverine, tetapi juga memperkenalkan game baru di semesta God of War. Pengumuman yang paling menyita sorotan adalah God of War: Laufey, yang langsung memancing rasa penasaran karena judulnya merujuk pada sosok yang sangat dekat dengan kisah Kratos dan Atreus.

Yang membuat kabar ini terasa menonjol adalah pergeseran fokus ceritanya. Alih-alih kembali menempatkan Kratos sebagai pusat, game ini justru mengangkat Laufey sebagai tokoh utama yang terjebak di alam baka dan harus bertahan dari dewa atau monster yang ingin menyengsarakan hidupnya secara harfiah.

Fokus baru di semesta God of War

Pendekatan seperti ini memberi warna berbeda tanpa melepaskan identitas seri. Nuansa mitologi, konflik brutal, dan tekanan untuk bertahan hidup masih menjadi elemen yang ditampilkan, sehingga game tersebut tetap terasa akrab bagi penggemar lama.

Laufey sendiri bukan nama asing bagi pemain yang mengikuti dua game sebelumnya. Dalam perjalanan Kratos bersama Atreus, Laufey dikenal sebagai ibu Atreus yang telah meninggal, sehingga kemunculannya sebagai pusat cerita baru segera memunculkan banyak tanda tanya.

Cuplikan yang diperlihatkan juga memberi kesan bahwa game ini tidak sekadar meminjam nama besar dari seri utamanya. Dari sekitar 20 menit materi yang ditampilkan, Laufey terlihat sebagai petarung tangguh yang mampu menghadapi ancaman dengan intensitas tinggi.

Aksi cepat dan nuansa brutal tetap dipertahankan

Secara visual dan mekanik, game ini masih membawa ciri khas God of War. Laufey terlihat memakai pedang ramping untuk menghancurkan musuh dengan gerakan cepat, sementara tempo pertarungannya tetap padat dan keras.

Keseluruhan tampilannya membuat God of War: Laufey terasa seperti perluasan besar dari formula aksi yang sudah dikenal, bukan sekadar spin-off ringan. Itu sebabnya pengumuman ini langsung menjadi topik utama setelah presentasi berlangsung.

Di sisi lain, Sony juga menunjukkan bahwa State of Play kali ini tidak hanya bertumpu pada satu judul besar. Kehadiran game baru ini ditempatkan berdampingan dengan judul-judul lain yang disiapkan untuk beberapa bulan ke depan.

Marvel’s Wolverine ikut menguatkan sorotan

Selain God of War: Laufey, Marvel’s Wolverine kembali muncul dengan tampilan gameplay yang lebih jelas. Fokus presentasi ada pada detail pertarungan yang keras dan penuh kekerasan, sehingga arah permainannya terlihat semakin tegas.

Bagi penggemar yang menunggu kehadiran Wolverine di konsol Sony, cuplikan tersebut memberi gambaran penting soal nada pengalaman bermain yang disiapkan. Penekanan pada sisi brutal juga menegaskan posisi Sony yang masih mengandalkan judul aksi dewasa sebagai salah satu daya tarik utama PS5.

Dengan cara itu, presentasi singkat Marvel’s Wolverine berfungsi sebagai penguat ekspektasi, bukan hanya sebagai pengingat bahwa game tersebut masih dalam jalur pengembangan. Sorotan pada combat membuat penggemar bisa membayangkan arah permainan dengan lebih jelas.

Deretan judul lain ikut mengisi State of Play

Di luar dua game besar tersebut, Sony juga mengumumkan beberapa judul lain untuk PS5. Until Dawn 2 dijadwalkan hadir tahun depan, Control Resonant akan rilis pada 24 Sept., dan ILL disebut akan datang pada 2027.

Ada juga Stuntman Hollywood untuk penggemar seri klasik Stuntman. Game ini akan memuat referensi ke Fast and Furious dan Back to the Future, sehingga tetap membawa sentuhan budaya pop yang familiar.

Tambahan lain datang untuk perpustakaan klasik PS5. Gitaroo Man, Psi-Ops: The Mindgate Conspiracy, dan Onimusha: Dawn of Dreams akan hadir di classic library konsol tersebut.

Rangkaian pengumuman ini menunjukkan bahwa State of Play kali ini dirancang untuk menjangkau banyak jenis pemain. God of War: Laufey memang menjadi pusat pembicaraan, tetapi Sony juga menyiapkan ruang untuk aksi brutal, horor, hingga judul klasik yang dibangkitkan kembali.

Bagi yang ingin melihat seluruh pengumuman secara lengkap, Sony menyarankan untuk menyimak State of Play tersebut di YouTube. Dari sana, semua detail yang ditampilkan bisa dilihat langsung tanpa menunggu cuplikan terpisah dari masing-masing game.

Berita Terkait