Penguatan layanan rehabilitasi medik di Jawa Tengah kini menjadi perhatian serius di tengah naiknya kebutuhan layanan bagi penyandang disabilitas dan masyarakat dengan gangguan fungsi. Data PPKS 2025 mencatat jumlah penyandang disabilitas di Jawa Tengah mencapai 65.050 orang.
Kondisi itu membuat peran PERDOSRI Jateng-DIY kian strategis dalam mendukung transformasi kesehatan nasional. Organisasi profesi ini didorong menjaga layanan rehabilitasi medik agar tetap profesional, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.
Apresiasi untuk kepengurusan baru
Dinas Kesehatan Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada kepengurusan baru PERDOSRI Jateng-DIY yang dilantik untuk periode 2026–2029 di Hotel Novotel Semarang. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, menilai organisasi ini telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pendampingan layanan rehabilitasi medik.
Ia juga menyebut peran PERDOSRI akan semakin penting seiring penerapan Rumah Sakit Berbasis Kompetensi. Dalam kerangka itu, kebutuhan tenaga dan jejaring rehabilitasi medik dinilai tidak bisa dipandang sebagai layanan pelengkap semata.
Naela Munawaroh kembali memimpin
Ketua PERDOSRI Jateng-DIY terpilih, dr. Naela Munawaroh, kembali dipercaya memimpin untuk periode kedua. Ia menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat peran rehabilitasi medik melalui transformasi layanan kesehatan berbasis gangguan fungsi yang unggul, inklusif, dan berdaya saing.
Naela menilai pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas internal dan sinergi dengan berbagai pihak. Arah itu ditujukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat secara nyata dan merata.
Dukungan dari berbagai pihak
Dukungan terhadap pengurus baru juga datang dari Ketua Pengurus Pusat PERDOSRI, Dr. dr. Rumaisah Hasan. Ia mengapresiasi inovasi yang dilakukan PERDOSRI Jateng-DIY dan menekankan pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah, dr. Telogo Wismo Agung Durmanto, bersama perwakilan IDI DIY serta Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan DIY. Mereka menilai peran PERDOSRI semakin strategis dalam mendukung transformasi kesehatan nasional, terutama pada penguatan layanan rehabilitasi medik.
Dalam forum pelantikan itu, PERDOSRI Jateng-DIY juga didorong untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan membuat layanan rehabilitasi medik lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.
Source: jatengpos.co.id






