Layar 120Hz Murah Redmi A7 Pro 5G Berhadapan dengan Desain Segitiga Huawei Pura 90

Huawei tengah menyiapkan Pura 90 Pro dan Pura 90 Pro Max dengan pendekatan desain yang cukup berani. Modul kamera berbentuk segitiga menjadi sorotan utama karena diposisikan sebagai identitas baru untuk lini Pura di kelas flagship.

Di saat yang sama, Redmi A7 Pro 5G hadir dari arah yang berbeda. Ponsel ini dibawa sebagai opsi murah dengan layar 120Hz, baterai besar, dan spesifikasi yang ditujukan untuk pengguna harian yang menginginkan perangkat terjangkau namun tetap nyaman dipakai.

Huawei dorong identitas baru lewat desain

Seri Huawei Pura 90 langsung menarik perhatian bukan karena spesifikasi lengkapnya sudah dibuka, melainkan karena bahasa desainnya yang berubah cukup jauh. Bentuk modul kamera segitiga memberi kesan yang berbeda dari pola desain umum di pasar ponsel premium.

Huawei disebut belum mengungkap seluruh detail perangkat tersebut. Meski begitu, seri ini tetap diarahkan untuk kelas flagship dengan dukungan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan sampai 1 TB.

Varian Pro Max juga disiapkan dengan lima pilihan warna. Sementara itu, versi Pro membawa empat opsi warna dengan finishing gradasi yang menambah kesan visual lebih menonjol.

Redmi A7 Pro 5G bawa layar besar ke kelas murah

Berbeda dari pendekatan Huawei, Redmi A7 Pro 5G masuk lewat jalur harga yang lebih rendah. Ponsel ini diposisikan sebagai perangkat entry-level dengan layar 6,9 inci HD Plus dan refresh rate 120Hz.

Kombinasi layar besar dan kecepatan refresh tinggi menjadi daya tarik utamanya. Dengan kisaran harga sekitar Rp2 jutaan, perangkat ini mencoba menghadirkan pengalaman visual yang lebih mulus di kelas yang biasanya masih mengandalkan spesifikasi dasar.

Di sektor performa, Redmi memasang chipset Unisoc T8300. Chip ini dipasangkan dengan RAM 4 GB dan penyimpanan hingga 128 GB untuk mendukung kebutuhan harian.

Baterai besar jadi nilai jual penting

Selain layar, Redmi A7 Pro 5G juga menonjol lewat kapasitas daya. Perangkat ini membawa baterai 6.300 mAh yang dilengkapi fitur reverse charging.

Kapasitas tersebut membuat ponsel terlihat lebih siap untuk pemakaian panjang dalam satu hari. Fitur reverse charging juga memberi fungsi tambahan karena ponsel bisa dipakai sebagai sumber daya darurat untuk perangkat lain.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Redmi ingin menonjolkan aspek praktis, bukan hanya harga. Di kelas terjangkau, kombinasi layar cepat dan baterai besar sering menjadi pembeda yang paling mudah dirasakan pengguna.

Pasar ponsel makin menonjolkan layar dan desain

Kehadiran dua perangkat ini memperlihatkan arah pasar smartphone yang semakin jelas. Di satu sisi, ada ponsel murah yang mengutamakan layar 120Hz dan baterai besar, sementara di sisi lain ada flagship yang mengandalkan identitas desain baru untuk tampil berbeda.

Huawei juga disebut menyiapkan Pura XMAX pada tanggal yang sama. Perangkat lipat itu dikabarkan membawa layar lebih besar dan modul kamera horizontal, sehingga menambah pilihan di lini premium Huawei.

Selain itu, Huawei sebelumnya sudah memperlihatkan pola produk serupa lewat Enjoy 90M Plus. Ponsel tersebut hadir dengan layar 120Hz, kamera utama 50 MP, dan baterai 6.620 mAh, yang sekaligus menegaskan bahwa fitur layar cepat dan daya besar kini semakin luas hadir di berbagai segmen.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer