Bagi Chery, E5 EV facelift bukan sekadar penyegaran ringan. SUV compact listrik ini datang dengan ubahan yang langsung terasa di luar dan di dalam, terutama lewat wajah yang lebih tegas serta kabin yang kini terlihat lebih modern.
Pembaruan paling menonjol ada pada layar infotainment 15,6 inci yang jauh lebih besar dibanding layar sebelumnya yang berukuran 10,25 inci. Perubahan ini memberi kesan kabin naik kelas, sekaligus membuat area tengah dasbor tampak lebih rapi dan futuristis.
Kabin dibuat lebih sederhana, tetapi terasa lebih premium
Saat masuk ke dalam, tata letak dasbor langsung menunjukkan arah desain yang lebih minimalis. Chery tetap menjaga fungsi kabin, namun menyajikannya dengan tampilan yang lebih bersih dan modern.
Layar besar di bagian tengah menjadi pusat perhatian utama. Ukurannya yang lebih lega membantu akses ke navigasi, hiburan, dan fitur kendaraan, sekaligus memperkuat nuansa premium di interior.
Bagian depan dan buritan ikut berubah
Di luar kabin, perubahan juga terasa kuat pada sisi eksterior. Wajah depan Chery E5 EV facelift kini tampil lebih berani dengan garis bodi yang memberi kesan futuristis sejak pandangan pertama.
Lampu depannya mendapat sentuhan baru lewat dua garis DRL LED yang terlihat lebih tajam dan sporty. Sementara itu, bagian belakang hadir dengan desain lampu yang lebih dinamis dan menyerupai kilatan petir.
Identitas visualnya dibuat lebih kuat
Ubahan di depan dan belakang membuat E5 EV facelift tampil lebih matang dibanding versi sebelumnya. Chery tampaknya ingin menegaskan bahwa model ini bukan hanya mobil listrik, tetapi juga SUV compact dengan karakter desain yang lebih kuat.
Kesan agresif itu muncul bukan dari satu elemen saja, melainkan dari keseluruhan bahasa desain yang dibuat lebih tegas. Hasilnya, mobil ini terlihat lebih siap bersaing di segmen yang makin ramai.
Gambaran dari pasar global memberi petunjuk isi teknologinya
Untuk pasar global seperti Thailand, saudara kembarnya hadir dalam varian Max+ dengan bekal fitur yang cukup lengkap. Mobil itu disebut membawa hingga 19 fitur ADAS, kamera 540 derajat, serta struktur bodi dengan 78 persen baja berkekuatan tinggi.
Bagian baterainya juga sudah memakai teknologi LFP dan memiliki sertifikasi tahan air IP68. Kombinasi tersebut menunjukkan fokus pada keamanan dan ketahanan untuk penggunaan harian.
Dari sisi performa, motor listriknya diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 211 dk. Jarak tempuhnya mencapai 422 km dalam sekali pengisian, sehingga model ini tidak hanya menonjolkan desain, tetapi juga daya jelajah.
Indonesia masuk dalam rencana berikutnya
Head of Brand & Marketing Department Chery Indonesia, Arthur Panggabean, menyebut peluncuran model ini di Indonesia diperkirakan berlangsung antara kuartal ketiga dan keempat tahun ini. Pernyataan itu ia sampaikan saat ditemui di Wuhu, Anhui, China.
Kehadiran Chery E5 EV facelift berpotensi menjadi langkah penting bagi Chery di pasar mobil listrik Tanah Air. Dengan tampilan yang lebih segar, kabin yang lebih modern, dan bekal teknologi global yang cukup lengkap, model ini punya modal kuat untuk menarik perhatian konsumen yang mencari SUV compact listrik dengan karakter lebih lengkap.







