Layar 3K 120Hz, NPU 50 TOPS, Zenbook S14 Dan S16 OLED Siap Kerja AI Seharian

Asus menempatkan daya tahan baterai sebagai salah satu daya tarik terbesar pada Zenbook S14 OLED dan Zenbook S16 OLED. Zenbook S14 OLED dibekali baterai 77Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 27 jam, sedangkan Zenbook S16 OLED memakai baterai 83Wh dengan daya tahan sampai 23 jam.

Dua laptop ini juga datang untuk pengguna yang membutuhkan perangkat tipis, ringan, dan siap dipakai bekerja dengan fitur AI lokal. Keduanya sudah masuk kategori Copilot+ PC, sehingga mendukung fitur seperti Recall, Cocreator, Image Creator, dan Live Captions langsung di perangkat.

Desain tipis untuk mobilitas tinggi

Zenbook S14 OLED dan Zenbook S16 OLED sama-sama memakai bodi setipis 1,1 cm. Bobotnya dimulai dari 1,2 kg, sehingga keduanya diposisikan sebagai perangkat yang mudah dibawa untuk kerja mobile.

Asus menggunakan material Ceraluminium pada kedua model ini. Perusahaan mengklaim material tersebut 30% lebih ringan dan tiga kali lebih kuat terhadap gesekan, sehingga desain tipis tetap terasa aman dipakai harian.

Layar OLED besar dan tajam

Perbedaan paling mudah terlihat ada pada ukuran panel. Zenbook S14 OLED membawa layar OLED 14 inci, sementara Zenbook S16 OLED hadir dengan OLED 16 inci.

Keduanya mengusung resolusi 3K 2880 x 1800 piksel dan refresh rate 120Hz. Asus juga menyertakan tingkat kecerahan hingga 1.100 nits, sertifikasi VESA Certified, serta validasi Pantone pada keduanya, sedangkan Zenbook S16 OLED mendapat tambahan layar sentuh.

Performa dan dukungan AI lokal

Di sisi mesin, Zenbook S14 OLED tersedia dengan Intel Core Ultra 9 386H atau Panther Lake. Zenbook S16 OLED memakai AMD Ryzen AI 9 465.

Meski platformnya berbeda, keduanya sama-sama membawa NPU hingga 50 TOPS. Spesifikasi itu penting karena menjadi salah satu syarat untuk menjalankan pengalaman Copilot+ PC secara lokal di perangkat.

Asus juga membekali keduanya dengan RAM LPDDR5X 32GB dan SSD NVMe PCIe 1TB. Untuk menjaga suhu, dipakai sistem pendingin dengan vapor chamber 37% lebih besar yang diklaim mampu menurunkan temperatur perangkat hingga 4 derajat Celsius.

Port, audio, dan detail penunjang

Meski bodinya tipis, konektivitas tetap dibuat lengkap. Asus menyematkan slot SD card, USB Type-A 3.2 Gen 2, USB Type-C, HDMI 2.1, dan audio jack pada kedua model.

Sektor audio juga dibedakan sesuai ukuran perangkat. Zenbook S14 OLED membawa empat speaker, sedangkan Zenbook S16 OLED hadir dengan enam speaker.

Zenbook 14 OLED ikut diperbarui

Selain dua model Zenbook S, Asus juga memperbarui Zenbook 14 OLED di Indonesia. Laptop ini memakai layar OLED 14 inci dengan resolusi WUXGA 1920 x 1200 piksel, rasio 16:10, refresh rate 60Hz, dan kecerahan hingga 600 nits.

Zenbook 14 OLED ditenagai AMD Ryzen AI 7 445 yang dipasangkan dengan NPU AMD XDNA hingga 50 TOPS dan grafis AMD Radeon. Asus menyiapkan RAM LPDDR5X hingga 32GB, SSD NVMe PCIe 1TB, baterai 75WHr dengan pengisian cepat, serta bobot 1,2 kg dan ketebalan 1,49 cm.

Harga resmi di Indonesia

Asus memasarkan Zenbook S14 OLED (2026) seharga Rp 44.999.000. Zenbook S16 OLED (2026) dijual Rp 43.999.000, sementara Zenbook 14 OLED dipasarkan hingga Rp 21.999.000.

Dengan tiga model tersebut, Asus menyiapkan pilihan laptop OLED premium untuk pengguna yang mengejar desain tipis, fitur AI, dan daya tahan baterai panjang dalam satu paket.

Source: inet.detik.com

Berita Terkait