Layar 5.000 Nits Dan Kamera 200 MP Jadi Andalan Moto G87, Namun Chipsetnya Malah Lebih Lemah

Author: Redaksi Android62

Moto G87 langsung menonjol lewat dua bekal yang paling mudah menarik perhatian, yakni kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 6,78 inci yang diklaim sangat terang. Di pasar ponsel kelas menengah, kombinasi seperti ini memang cukup agresif karena menyasar pengguna yang mengutamakan foto, tampilan besar, dan kenyamanan pakai di luar ruangan.

Namun, di balik peningkatan yang terlihat mencolok itu, Motorola justru membuat langkah yang tidak sepenuhnya sejalan pada sektor performa. Moto G87 memakai chipset MediaTek Dimensity 6400 berbasis 6 nm, padahal Moto G86 sebelumnya menggunakan Dimensity 7300 berbasis 4 nm, sehingga ada kesan bahwa sisi dapur pacu mengalami penurunan.

Kamera jadi nilai jual utama

Motorola menempatkan kamera sebagai sorotan terbesar pada Moto G87. Ponsel ini membawa sensor utama 200 MP dengan bukaan f/1.8, dukungan OIS, dan zoom lossless 2x.

Peningkatan ini terasa besar karena Moto G86 masih mengandalkan kamera utama 50 MP. Motorola juga menyematkan teknologi Ultra Pixel yang diklaim dapat meningkatkan sensitivitas cahaya hingga 16 kali lipat untuk membantu hasil foto di kondisi minim cahaya.

Di bagian belakang, perangkat ini masih dilengkapi kamera ultrawide 8 MP. Sementara itu, kamera depan 32 MP disiapkan untuk selfie dan didukung mode Pro, filter langsung, serta alat pengeditan berbasis AI melalui Google Photos.

Layar besar dengan tingkat terang tinggi

Selain kamera, layar menjadi sektor lain yang ikut mendapat perhatian serius. Moto G87 menggunakan panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120 Hz.

Motorola menyebut panel ini sebagai layar paling terang di keluarga Moto G, dengan kecerahan puncak mencapai 5.000 nits. Angka tersebut lebih tinggi dibanding Moto G86 yang disebut berada di level 4.500 nits, sehingga G87 lebih diposisikan untuk penggunaan yang nyaman di bawah cahaya terang.

Perlindungan layarnya juga ditingkatkan lewat Gorilla Glass 7i. Lapisan ini memberi tambahan rasa aman pada panel besar yang menjadi salah satu daya tarik utama perangkat.

Performa tidak ikut naik

Di bagian inilah Moto G87 memunculkan catatan penting. Meski dua sektor utamanya mengalami peningkatan, chipset yang digunakan justru turun kelas dari pendahulunya.

Dimensity 6400 pada Moto G87 sama-sama membawa CPU hingga 2,5 GHz, tetapi secara generasi berada di bawah Dimensity 7300 milik Moto G86. Karena itu, perangkat ini tidak menawarkan lompatan performa yang sebanding dengan peningkatan kamera dan layar.

Motorola tetap memberi ruang lega untuk penyimpanan. RAM tersedia hingga 12 GB, sedangkan memori internal mencapai 256 GB.

Baterai besar dan bodi yang lebih tahan banting

Daya tahan juga menjadi bagian penting dari paket Moto G87. Ponsel ini dibekali baterai 5.200 mAh dengan pengisian cepat 30 watt.

Untuk ketahanan fisik, Motorola membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP66, IP68, dan IP69. Ada juga standar militer MIL-STD 810H yang memperkuat klaim durabilitasnya dalam berbagai kondisi penggunaan.

Fitur pelengkap dan ketersediaan

Moto G87 menjalankan Android 16 sejak awal. Fitur lain yang ikut dibawa meliputi Bluetooth 5.4, NFC, WiFi 5, dual SIM, sensor sidik jari, dan speaker stereo.

Motorola menyebut speaker stereo pada ponsel ini 280 persen lebih bertenaga dibanding pendahulunya. Dari sisi pilihan warna, perangkat ini hadir dalam Pantone Blue Atoll dan Pantone Overture.

Untuk harga, Moto G87 dipasarkan di Eropa mulai 399 euro. Motorola juga menyiapkan kehadirannya ke wilayah lain seperti Timur Tengah, Turki, dan Afrika dalam waktu dekat.

Source: tekno.kompas.com
Berita Terbaru