Yang paling mencuri perhatian dari lini baru Soundcore ini bukan hanya kualitas audio, melainkan kemampuan Liberty 5 Pro Max untuk merekam, menyalin, dan merangkum langsung dari casing. Fitur itu membuat earbud premium ini bergerak lebih dekat ke perangkat kerja harian, bukan sekadar aksesori untuk mendengar musik.
Soundcore, merek di bawah Anker, memperkenalkan Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max dalam ajang Anker Day 2026 di New York. Keduanya tetap diposisikan sebagai earbud kelas atas, tetapi model tertingginya jelas diarahkan untuk pengguna yang butuh fungsi tambahan di luar pemutaran suara.
Pusat kontrol di casing
Pada Liberty 5 Pro, Soundcore sudah menambahkan layar sentuh kecil di casing pengisian daya. Lewat layar itu, pengguna bisa mengatur ANC dan mengakses kontrol cepat tanpa perlu membuka aplikasi.
Liberty 5 Pro Max membawa pendekatan yang lebih jauh. Casing-nya memakai layar sentuh AMOLED 1,78 inci yang menjadi pusat kontrol sekaligus pintu menuju fitur tambahan.
Melalui layar ini, pengguna tidak hanya bisa mengatur musik dan ANC, tetapi juga memanfaatkan perekaman suara berbasis AI. Soundcore menyebut pengguna cukup mengetuk casing dua kali untuk merekam rapat atau kuliah.
Setelah rekaman dibuat, sistem dapat menyusun transkrip dan ringkasan langsung di perangkat. Proses itu berjalan tanpa koneksi internet, dan casing Liberty 5 Pro Max diklaim mampu menyimpan rekaman hingga 12 jam secara lokal.
Chip baru untuk pemrosesan suara dan AI
Di balik dua model ini, Soundcore memakai chip internal baru bernama Thus AI. Perusahaan mengklaim chip tersebut memiliki daya komputasi hingga 150 kali lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Kemampuan itu dipakai untuk pemrosesan suara, adaptive noise cancellation, dan fitur AI yang berjalan langsung di perangkat. Dengan pendekatan tersebut, fungsi pintar pada seri ini tidak hanya bergantung pada aplikasi pendamping.
Untuk kualitas audio, kedua earbud dibekali driver diafragma wool-paper 9,2 mm dan dukungan Dolby Atmos. Soundcore juga menaruh perhatian besar pada komunikasi suara dengan memasang delapan mikrofon pada masing-masing model.
Perusahaan bahkan menyebut seri ini mendapat pengakuan Guinness World Record untuk kualitas ucapan saat panggilan telepon. Meski begitu, hasil nyata tetap akan sangat bergantung pada kondisi pemakaian sehari-hari.
Fitur inti yang dibagi ke dua model
Di luar perbedaan pada casing dan fitur AI yang lebih dalam, Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max tetap berbagi sejumlah fitur penting. Keduanya sama-sama mendukung Adaptive ANC 4.0, personalisasi suara HearID 5.0, konektivitas multipoint, dan perlindungan IP55.
Susunan fitur itu menunjukkan bahwa Soundcore tidak hanya mengejar inovasi di sisi panel layar. Seri ini tetap dirancang sebagai earbud ANC premium dengan fokus pada kenyamanan dan fleksibilitas penggunaan harian.
Daya tahan baterai dan arah ekosistem
Untuk urusan baterai, Soundcore mencantumkan angka yang serupa pada kedua model. Pemakaian disebut mencapai sekitar 6,5 jam saat ANC aktif, atau hingga 28 jam jika digabungkan dengan daya dari charging case.
Di sisi perangkat lunak, Soundcore juga memperkenalkan VibeOS di aplikasi Soundcore. Lapisan baru yang berfokus AI ini dilengkapi asisten suara bernama Anka.
Kehadiran VibeOS memperlihatkan bahwa Soundcore ingin membawa pengalaman AI melampaui perangkat keras. Dengan aplikasi yang ikut diperkuat, fungsi Liberty 5 Pro series terasa dirancang untuk mendengar, berkomunikasi, sekaligus mencatat aktivitas penting dalam satu ekosistem yang sama.
Perbedaan harga dan posisi produk
Liberty 5 Pro menjadi model yang lebih terjangkau dengan harga mulai $169.99. Sementara itu, Liberty 5 Pro Max diposisikan sebagai versi yang lebih ambisius dengan layar AMOLED yang lebih besar dan fitur pencatatan berbasis AI di casing.
Perbedaan keduanya ada pada seberapa jauh kontrol dan fungsi kerja ditarik ke luar earbud. Pada varian Max, casing tidak lagi sekadar tempat penyimpanan dan pengisian daya, tetapi juga pusat interaksi yang aktif dipakai untuk merekam, membaca, dan merangkum.
