Motorola membawa penyegaran paling mencolok pada seri Razr 2026 lewat layar cover 4 inci di dua model teratas, Razr Ultra 2026 dan Razr+ 2026. Perubahan ini membuat layar luar tidak lagi sekadar tempat melihat notifikasi, tetapi juga ruang yang lebih luas untuk berinteraksi tanpa harus sering membuka ponsel.
Langkah tersebut menegaskan arah baru Motorola pada ponsel lipat model clamshell. Dengan panel yang lebih besar, refresh rate hingga 165Hz, dan kecerahan puncak yang diklaim mencapai 3.000 nits, layar cover kini diposisikan sebagai bagian penting dari pengalaman pakai harian.
Layar luar yang makin relevan
Pada Razr Ultra 2026 dan Razr+ 2026, Motorola menyematkan cover display 4 inci yang jadi pembeda paling mudah terlihat. Ukurannya memberi ruang lebih lapang untuk akses cepat, sehingga penggunaan singkat dari sisi luar perangkat terasa lebih fungsional.
Di model standar, Motorola tetap mempertahankan layar cover 3,6 inci. Panel ini memang lebih kecil, tetapi masih mendukung sentuhan untuk membaca notifikasi dan melakukan interaksi singkat tanpa perlu membuka bodi ponsel.
Tiga model, tiga kelas performa
Seri Razr 2026 hadir dalam tiga varian dengan pembeda yang cukup jelas di sektor chipset, memori, dan kapasitas baterai. Motorola menyusun lini ini untuk menjangkau kelas premium hingga opsi yang lebih terjangkau di segmen ponsel lipat.
Razr Ultra 2026 menjadi model paling tinggi dengan Snapdragon 8 Elite 3nm octa-core berkecepatan puncak 4,47GHz. Perangkat ini juga membawa GPU Adreno 830, RAM 16GB, dan penyimpanan 512GB.
Razr+ 2026 berada satu tingkat di bawahnya dan menggunakan Snapdragon 8s Gen 3 4nm octa-core hingga 3GHz. Konfigurasinya meliputi RAM 12GB dan memori internal 512GB.
Razr 2026 versi reguler menjadi satu-satunya model yang tidak memakai chipset Qualcomm. Motorola memilih MediaTek Dimensity 7450X 4nm octa-core, GPU Mali-G615 MC2, RAM 8GB, serta penyimpanan 256GB.
Layar utama juga ikut ditingkatkan
Di bagian dalam, Razr Ultra 2026 memakai layar lipat 7 inci 10-bit LTPO Extreme AMOLED. Panel ini mendukung refresh rate sampai 165Hz, Dolby Vision, rasio 22:9, dan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.
Sementara itu, Razr+ 2026 dan Razr 2026 sama-sama mengusung layar lipat 6,9 inci 10-bit LTPO Extreme AMOLED. Bedanya, varian Plus mendukung refresh rate hingga 165Hz, sedangkan model reguler sampai 120Hz, dengan kecerahan puncak hingga 3.000 nits.
Kombinasi layar utama yang lebih besar dan layar cover yang makin lega membuat seri ini terasa lebih diarahkan untuk kenyamanan penggunaan cepat. Pada ponsel lipat clamshell, ruang luar yang lebih fungsional menjadi nilai tambah yang langsung terasa dalam aktivitas harian.
Kamera dibuat seragam, daya dibedakan
Motorola memilih pendekatan yang mirip di sektor kamera belakang. Semua model dibekali kamera utama 50MP dan kamera ultrawide 50MP di bagian luar, sehingga perbedaan antarmodel lebih banyak terasa di sisi lain.
Perbedaan muncul pada kamera depan. Razr Ultra 2026 membawa kamera internal 50MP, sedangkan Razr+ 2026 dan Razr 2026 menggunakan kamera depan 32MP.
Bagian baterai juga disusun berbeda untuk tiap model. Razr Ultra 2026 hadir dengan baterai 5.000mAh dan mendukung pengisian cepat 68W kabel, 30W nirkabel, serta 5W reverse charging kabel.
Razr+ 2026 membawa baterai 4.500mAh dengan dukungan 45W kabel, 15W wireless, dan 5W reverse wired charging. Razr 2026 standar dibekali baterai 4.800mAh dengan pengisian cepat 30W via kabel dan 15W nirkabel.
Harga dan ketersediaan
Razr Ultra 2026 dibanderol $1,499.99 dan hadir dalam warna Pantone Cocoa serta Pantone Orient Blue. Model ini akan dipasarkan di Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik dalam beberapa bulan ke depan.
Razr+ 2026 dijual seharga $1,099.99 dengan pilihan warna Pantone Mountain View. Sementara itu, Razr 2026 standar dipasarkan dengan harga $799.99 dan tersedia dalam warna Pantone Bright White, Hematite, Sporting Green, serta Violet Ice.
Motorola menyebut seri Razr 2026 sudah bisa dipesan lewat pre-order mulai 14 Mei melalui situs resmi di masing-masing wilayah. Kehadiran cover display 4 inci pada dua model teratas memperlihatkan bahwa Motorola kini makin serius menjadikan layar luar sebagai pusat pengalaman ponsel lipat.
