Layar Curved, Baterai 6000 mAh, Dan AI Mulai Turun Ke Kelas Rp2 Jutaan, Ini 7 Jagoannya

Pasar HP Rp2 jutaan kini makin sulit disebut kelas kompromi. Di rentang harga Rp2,5 juta sampai Rp2,9 juta, sudah ada layar AMOLED, panel curved, baterai 6000 mAh, sampai fitur AI yang dulu lebih akrab di ponsel mahal.

Persaingan di segmen ini membuat pilihan terasa jauh lebih menarik. Tujuh model berikut menonjol karena membawa kombinasi layar, performa, daya tahan, dan fitur harian yang terasa lebih lengkap dari label harganya.

Layar mewah dan fitur modern makin mudah dijangkau

Redmi Note 15 4G menjadi salah satu nama yang paling mudah dilirik berkat layar AMOLED 6,77 inci FHD+ 120 Hz. Xiaomi juga membekalinya dengan tingkat kecerahan 3200 nits, kamera utama 108 MP, kamera depan 20 MP, serta baterai 6000 mAh dengan pengisian cepat 33W.

Nilai tambah lainnya ada pada integrasi Google Gemini untuk membantu produktivitas harian. Dengan harga sekitar Rp2,6 juta sampai Rp2,8 juta, perangkat ini memakai Helio G100 Ultra dan belum mendukung 5G.

Poco M7 Pro 5G menawarkan paket yang kuat untuk hiburan. Ponsel ini membawa panel AMOLED 6,67 inci FHD+ 120 Hz, kecerahan 2100 nits, chipset Dimensity 7025 Ultra, dan kamera 50 MP OIS.

Untuk kebutuhan multimedia, Poco menambahkan Dolby Atmos, IR Blaster, dan sertifikasi IP rating. Harga perangkat ini berada di kisaran Rp2,7 jutaan.

Pilihan yang menonjol untuk performa dan gaming

Tecno Pova 7 5G muncul sebagai opsi paling agresif buat pengguna yang mengejar performa kencang. Ponsel ini memakai Dimensity 7300 Ultimate dengan skor AnTuTu yang disebut tembus 710 ribuan, lalu dipasangkan dengan layar IPS 6,78 inci FHD+ 144 Hz dan touch sampling 1500 Hz.

Bukan hanya cepat, bekal lainnya juga besar. Tecno menyematkan baterai 6000 mAh, pengisian cepat 45W, wireless charging 30W, speaker stereo, NFC, dan sertifikasi IP64.

Vivo iQOO Z9x juga mengarah ke pengguna yang mengutamakan stabilitas. Perangkat ini mengandalkan Snapdragon 6 Gen 1 dengan skor AnTuTu sekitar 515 ribu, ditambah baterai Graphite 6000 mAh dan pengisian cepat 44W.

Layarnya berukuran 6,72 inci FHD+ dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan 1000 nits. Fitur seperti speaker stereo, audio jack 3,5 mm, dan NFC membuat paketnya terasa cukup lengkap untuk pemakaian harian.

Desain lebih premium dan daya tahan ikut naik kelas

Infinix Hot 60 Pro menarik perhatian karena membawa curved AMOLED dengan harga yang masih terjangkau. Di kisaran Rp2,5 jutaan, ponsel ini menawarkan layar curved AMOLED 1,5K, refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan 4500 nits.

Di sisi mesin, perangkat ini memakai Helio G200 yang disebut mencatat skor AnTuTu stabil di 460 ribu. Untuk daya, tersedia baterai 5160 mAh, pengisian cepat 45W, NFC, dan sensor sidik jari di dalam layar.

Realme 14T 5G hadir untuk pengguna yang sering berada di luar ruangan. Model ini berada di kisaran Rp2,8 jutaan dan mengandalkan sertifikasi IP69 untuk ketahanan terhadap semprotan air bertekanan tinggi serta debu ekstrem.

Spesifikasi lainnya mencakup Dimensity 6300, layar AMOLED 6,67 inci FHD+ 120 Hz dengan kecerahan 2100 nits, serta kamera 50 MP dengan OIS dan EIS. Kombinasi itu membuatnya tampil sebagai opsi tangguh di kelas harga menengah bawah.

Opsi paling terjangkau tetap kompetitif

Itel S25 Ultra melengkapi daftar ini lewat desain premium dan layar lengkung. Ponsel Rp2,5 juta sampai Rp2,7 jutaan ini memakai Curved AMOLED 120 Hz, Gorilla Glass 7i, chipset Unisoc T620, kamera utama 50 MP, kamera depan 32 MP, serta storage hingga 512 GB.

Rangkaian model tersebut menunjukkan arah yang jelas di pasar HP kelas 2 jutaan. Pembeli kini bisa mengejar layar yang lebih mewah, baterai besar, fitur AI, dan ketahanan perangkat yang makin serius tanpa harus naik jauh ke kelas harga yang lebih tinggi.

Berita Terkait