Layar Mungil 6,37 Inci Jadi Andalan Vivo X500, Seri Baru Kabarnya Langsung Lompat ke Angka 500

Vivo disebut menyiapkan strategi yang cukup berbeda untuk lini flagship berikutnya. Bocoran yang beredar mengarah pada seri X500, sementara salah satu modelnya dikabarkan hadir dengan layar OLED LTPO datar berukuran 6,37 inci yang tergolong mungil untuk ukuran ponsel kelas atas.

Ukuran layar itu menjadi sorotan karena biasanya pasar flagship justru didominasi panel besar. Di saat yang sama, Vivo juga disebut tidak hanya menyiapkan satu varian, melainkan beberapa model dengan dimensi layar berbeda agar bisa menjangkau kebutuhan pengguna yang lebih beragam.

Fokus pada layar yang berbeda ukuran

Informasi awal mengenai seri ini datang dari pembocor populer Digital Chat Station atau DCS. Lewat unggahan di Weibo yang kemudian diteruskan GSM Arena, disebutkan bahwa Vivo sedang menyiapkan lebih dari satu versi X500 dengan pendekatan ukuran layar yang tidak sama.

Varian pertama yang paling menarik perhatian adalah model dengan panel 6,37 inci. Layar OLED LTPO datar itu juga disebut membawa resolusi 1,5K, sehingga tetap menjanjikan tampilan tajam meski ukuran perangkatnya lebih ringkas.

Bagi sebagian pengguna, kombinasi tersebut bisa menjadi nilai jual utama. Ponsel flagship dengan layar kecil biasanya lebih nyaman digenggam dan lebih praktis untuk penggunaan satu tangan, terutama di tengah tren perangkat premium yang cenderung semakin besar.

Ada model layar besar untuk kebutuhan berbeda

Di sisi lain, Vivo juga dikabarkan menyiapkan varian yang jauh lebih besar. Model ini disebut memakai panel OLED LTPO datar 6,83 inci dengan resolusi 2K, sehingga jelas diarahkan untuk pengalaman visual yang lebih lega.

Ukuran tersebut cocok untuk pengguna yang lebih sering menikmati konten, bermain gim, atau menginginkan ruang tampilan yang luas saat bekerja di ponsel. Sejumlah pihak menduga varian ini akan menjadi Vivo X500 Pro atau ditempatkan di posisi yang lebih tinggi dalam keluarga X500.

Selain dua model utama itu, DCS juga menyebut adanya unit ketiga yang masih berada dalam tahap pengembangan internal. Perangkat tersebut dikabarkan menggunakan layar LTPS OLED datar 6,59 inci dengan resolusi 1,5K, meski belum ada kejelasan apakah model itu akan benar-benar dipasarkan atau sekadar prototipe.

Arah strategi produk Vivo terlihat makin tegas

Jika bocoran ini benar, Vivo tampaknya ingin membagi seri X500 dengan lebih jelas berdasarkan preferensi pengguna. Model 6,37 inci bisa menarik minat konsumen yang mencari ponsel flagship yang ringkas, sedangkan varian 6,83 inci lebih cocok untuk mereka yang memprioritaskan pengalaman multimedia.

Pendekatan seperti ini bukan hal asing di pasar premium, tetapi tetap penting karena memberi pilihan yang lebih spesifik. Vivo bisa mempertahankan identitas flagship tanpa harus terpaku pada satu ukuran layar saja.

Bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan penggunaan harian, bodi ringkas sering menjadi faktor yang menentukan. Sebaliknya, mereka yang lebih sering menonton video atau bermain gim biasanya menempatkan ukuran layar besar sebagai prioritas utama.

Jejak Vivo di kelas flagship masih terus bergerak agresif

Menjelang kemunculan X500, Vivo juga baru menunjukkan langkah kuat lewat Vivo X300 Ultra. Ponsel itu resmi diperkenalkan di China dan langsung menarik perhatian berkat kombinasi kamera Zeiss 200MP serta chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Vivo X300 Ultra tampil dengan desain yang sangat menonjolkan sisi fotografi. Modul kameranya dibuat menyerupai lensa pancake, lalu dipadukan dengan tekstur bodi bergerigi dan trim perak yang memberi kesan mewah.

Di bagian kamera, perangkat ini dibekali kamera ultra-wide 14mm 50MP dengan sensor Sony LYTIA 818, kamera utama 35mm 200MP berbasis sensor Sony LYTIA 901, serta kamera telefoto 85mm 200MP dengan sensor Samsung HP0. Ketiganya sudah didukung OIS, sementara dua modul telekonverter eksternal hasil kerja sama dengan Zeiss juga disiapkan.

Untuk mendukung performa, Vivo X300 Ultra menawarkan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB. Daya tahannya ditopang baterai 6600mAh, pengisian kabel 90W, dan pengisian nirkabel 40W.

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari Vivo mengenai jadwal peluncuran X500 maupun harga jualnya. Namun, jika mengikuti pola sebelumnya, seri flagship Vivo umumnya lebih dulu hadir di China sebelum masuk ke pasar internasional, termasuk Indonesia.

Berita Terkait