LCGC Makin Tertekan, Saat Pasar Nasional Naik Segmennya Justru Anjlok 22,9 Persen

Author: Redaksi Android62

Segmen LCGC menjadi satu-satunya kategori mobil yang menyusut pada Januari hingga Mei 2026. Distribusinya turun 22,9 persen menjadi 46.055 unit, padahal pasar mobil nasional justru tumbuh 12,8 persen pada periode yang sama.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan wholesales mobil nasional mencapai 359.015 unit selama lima bulan pertama 2026. Kenaikan ini ditopang terutama oleh lonjakan kendaraan elektrifikasi, sementara mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan justru kehilangan momentum.

Elektrifikasi mendorong pasar ke atas

Di tengah pasar yang menguat, segmen hybrid mencatat distribusi 34.151 unit dan tumbuh 49,7 persen. Mobil PHEV melonjak paling tinggi dengan kenaikan 416,1 persen menjadi 2.601 unit, sedangkan mobil listrik murni naik 80 persen menjadi 57.087 unit.

Kinerja itu membuat pasar nasional terlihat lebih sehat dibanding tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, distribusi mobil penumpang dan komersial juga naik tipis 7,6 persen menjadi 219.121 unit.

LCGC justru jadi yang paling tertekan

Berbeda dengan segmen elektrifikasi, LCGC melemah tajam dari 59.747 unit pada Januari-Mei 2025 menjadi 46.055 unit tahun ini. Kondisi tersebut menjadikannya satu-satunya segmen mobil yang mengalami penyusutan pasar di tengah tren positif industri.

Penurunan itu menegaskan bahwa daya tarik LCGC belum cukup kuat untuk menjaga pertumbuhan ketika preferensi pembeli mulai bergeser. Di saat kategori lain bertambah, mobil harga terjangkau justru tertinggal lebih jauh.

Model terlaris masih didominasi nama lama

Di tengah pelemahan tersebut, peta model terlaris di segmen LCGC masih menunjukkan dominasi pemain yang sama. Toyota Calya memimpin dengan distribusi 13.543 unit selama Januari-Mei 2026.

Posisi berikutnya ditempati Daihatsu Sigra dengan 11.885 unit dan Honda Brio Satya sebanyak 10.844 unit. Sementara itu, Toyota Agya mencatat 6.173 unit dan Daihatsu Ayla berada di urutan terakhir dengan 3.610 unit.

Model Unit
Toyota Calya 13.543
Daihatsu Sigra 11.885
Honda Brio Satya 10.844
Toyota Agya 6.173
Daihatsu Ayla 3.610

Komposisi ini menunjukkan pasar LCGC masih bertumpu pada model-model yang sudah lama dikenal konsumen. Namun data lima bulan pertama 2026 memperlihatkan tumpuan itu belum cukup untuk menahan pelemahan di tengah laju elektrifikasi yang jauh lebih cepat.

Bagi industri, kontras tersebut menjadi sinyal penting. Pasar nasional memang naik, tetapi segmen LCGC justru kehilangan ruang di saat hybrid, PHEV, dan mobil listrik murni semakin agresif mendongkrak angka distribusi.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terbaru