Lebih Dari 60 Merek Siap Isi GIIAS 2026, Enam Pendatang Baru Jadi Magnet Utama di BSD

Lebih dari 60 merek otomotif global sudah memastikan hadir di GIIAS 2026, dan enam di antaranya akan tampil untuk pertama kali. Kehadiran gelombang peserta ini membuat pameran di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, diprediksi menjadi salah satu agenda otomotif paling padat pada tahun tersebut.

Penyelenggaraan GIIAS 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026. Dengan komposisi peserta yang semakin penuh, ajang ini kembali diposisikan sebagai panggung penting bagi industri otomotif nasional maupun regional.

Enam merek baru jadi magnet awal

Sorotan terbesar datang dari enam pendatang baru yang akan meramaikan pameran. Di kelompok kendaraan penumpang, empat nama yang debut adalah BAW atau Beijing Auto Works, Changan, iCar, dan Leapmotor.

Dua nama lain hadir di segmen berbeda. Farizon masuk sebagai peserta baru di kategori kendaraan komersial, sementara Can-Am akan tampil untuk pertama kalinya di segmen roda dua.

Masuknya enam merek tersebut menambah warna baru di GIIAS 2026. Bagi penyelenggara, kehadiran pemain baru juga memberi sinyal bahwa daya tarik pameran ini masih kuat di mata merek-merek global.

Area pameran hampir penuh terisi

Hingga Mei 2026, lebih dari 60 brand otomotif global sudah mengonfirmasi partisipasi. Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyebut hampir seluruh area pameran telah terisi.

Komposisi peserta datang dari banyak sektor, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, sepeda motor, karoseri, hingga industri pendukung otomotif. Kondisi ini membuat GIIAS tidak hanya menjadi ajang peluncuran produk, tetapi juga ruang temu bagi berbagai bagian industri otomotif.

Di kategori kendaraan penumpang, daftar merek yang sudah dipastikan hadir mencakup Audi, BMW, BYD, Chery, Ford, Honda, Hyundai, Jeep, Jetour, KIA, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, dan Xpeng.

Pasar otomotif memberi dorongan tambahan

Momentum GIIAS 2026 juga datang dari pergerakan pasar otomotif nasional yang sedang menguat. Data terbaru GAIKINDO menunjukkan penjualan wholesales pada April 2026 naik 55 persen secara tahunan menjadi 80.776 unit.

Selama Januari hingga April 2026, penjualan otomotif Indonesia tercatat 289.787 unit dan tumbuh 12,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kinerja ekspor ikut memberi dukungan, dengan ekspor kendaraan CBU pada April 2026 mencapai 159.662 unit atau naik 10,4 persen secara tahunan.

Pada periode yang sama, ekspor CKD juga melonjak 76,4 persen dengan total pengiriman 25.791 set. Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menilai capaian itu menjadi dorongan penting bagi masa depan industri otomotif nasional.

Harapan pada teknologi dan investasi

GAIKINDO menempatkan GIIAS 2026 sebagai salah satu instrumen untuk menjaga pertumbuhan industri otomotif nasional. Putu Juli Ardika menyebut ajang ini diharapkan menjadi motor penggerak yang memberi dorongan lebih besar melalui pengenalan inovasi teknologi terbaru kepada masyarakat.

Kehadiran merek baru juga dipandang tidak berhenti pada penambahan pilihan produk. Putu menilai hal itu bisa membuka peluang investasi dan produksi lokal, selama para pemegang merek melangkah lebih jauh dari sekadar aktivitas penjualan.

GAIKINDO mendorong para pemain baru untuk membangun fasilitas produksi di Indonesia. Langkah itu dinilai penting agar ekosistem industri otomotif nasional semakin kuat dalam jangka panjang.

Roda dua, karoseri, dan komersial ikut ramai

Selain mobil penumpang, sektor lain juga sudah menyiapkan partisipasi. Di segmen roda dua, GIIAS 2026 akan diisi oleh Alva, Astra Honda Motor, Harley Davidson, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph.

Pada sektor karoseri, Adiputro, Laksana, New Armada, dan Tentrem telah memastikan kehadiran. Kehadiran peserta dari berbagai lini ini membuat pameran terasa lebih lengkap sebagai ruang pertemuan rantai bisnis otomotif.

Setelah agenda di Tangerang, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar. Seluruh rangkaian dijadwalkan berlangsung sepanjang Agustus hingga November 2026, sebelum perluasan jangkauan ke Bali pada awal 2027.

Source: voi.id

Berita Terkait