Lepas E4 mulai menunjukkan kesiapan lebih nyata menuju pasar Indonesia dengan konfigurasi setir kanan dan jadwal peluncuran yang diproyeksikan pada Juni 2026. Bocoran ini langsung menarik perhatian karena SUV listrik kompak tersebut masuk ke segmen yang persaingannya semakin padat.
Perkiraan harga di kisaran Rp300 jutaan membuat Lepas E4 berada di wilayah yang sangat sensitif bagi pembeli mobil listrik. Di kelas ini, konsumen biasanya menimbang desain, jarak tempuh, dan kecepatan pengisian daya secara lebih ketat sebelum memutuskan pilihan.
Identitas desain produksi mulai terlihat
Laporan GridOto bersama materi promosi resmi yang beredar di media sosial menunjukkan arah desain Lepas E4 tetap dekat dengan versi konsepnya. Pabrikan membawa filosofi The Leopard Gaze yang menonjolkan karakter tajam dan futuristis.
Bagian depan tampil tanpa grill konvensional, lalu dipertegas dengan lampu LED tipis yang membentuk kesan agresif. Fascia yang bersih dan minim ornamen juga memberi tampilan aerodinamis yang selaras dengan karakter mobil listrik modern.
Di sisi samping, siluet crossover coupe menjadi salah satu daya tarik utama. Atap hitam dan bodi two tone memperkuat kesan premium, sementara pelek alloy 18 inci dengan desain semi tertutup ikut membantu tampilan sekaligus efisiensi aerodinamika.
Fakta bahwa bocoran yang muncul mengarah ke setir kanan menjadi sinyal penting bagi pasar seperti Indonesia. Arah ini memperkuat dugaan bahwa versi produksi memang disiapkan untuk negara-negara dengan kemudi kanan.
Kabin dibuat ringkas dan serba digital
Masuk ke bagian interior, Lepas E4 memakai pendekatan minimalis modern dengan fokus pada layar infotainment besar di tengah dashboard. Di balik kemudi, panel instrumen digital menyajikan informasi kendaraan secara real time.
Kombinasi dua layar tersebut membangun suasana kabin yang terasa futuristis tanpa terlihat berlebihan. Material jok memadukan kulit sintetis dan fabric premium untuk menjaga kenyamanan sekaligus daya tahan penggunaan harian.
Konsol tengah dibuat melayang atau floating console agar ruang terasa lebih lapang. Area ini juga menampung wireless charger serta ruang penyimpanan tambahan yang mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Performa dan pengisian daya jadi senjata utama
Di sektor teknis, Lepas E4 dibekali motor listrik 160 kW atau sekitar 217 dk. Tenaga tersebut menempatkannya sebagai SUV listrik kompak yang tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga menawarkan performa yang kompetitif di kelas menengah.
Mobil ini juga dikabarkan membawa baterai yang mampu menempuh jarak lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya. Bagi pasar Indonesia, angka ini penting karena memberi rasa aman untuk penggunaan harian maupun perjalanan antarkota.
Keunggulan lain yang turut mencuri perhatian adalah dukungan fast charging hingga 200 kW. Jika spesifikasi itu hadir pada versi produksinya, Lepas E4 akan memiliki modal besar dalam urusan efisiensi waktu isi daya.
Dengan bekal tersebut, Lepas E4 diproyeksikan menjadi lawan baru bagi sejumlah SUV listrik yang lebih dulu dikenal konsumen Tanah Air. Paket desain modern, tenaga 217 dk, jarak tempuh lebih dari 500 kilometer, dan estimasi harga Rp300 jutaan membuat model ini patut diperhitungkan menjelang peluncurannya.







