Lexus NX generasi pertama yang tertimpa reruntuhan bangunan di Kompleks Grand Polonia, Medan, masih dinilai berpeluang dipulihkan hingga kembali utuh. Kendala terbesar bukan semata tingkat kerusakan, melainkan kebutuhan komponen struktur bodi baru yang harus dipesan dari Lexus.
Bagian atap, pilar A, dan pilar B menjadi area paling rumit dalam penanganan SUV premium tersebut. Pilar yang telah bengkok atau terlipat tidak disarankan untuk dibentuk ulang karena berkaitan langsung dengan struktur utama kabin.
Alvian Akmal, pemilik bengkel spesialis Beli Mobil Rusak, menyatakan kendaraan itu secara teknis masih dapat diperbaiki. “Itu bisa diperbaiki, cuma inden semua barangnya. Karena Lexus agak susah barangnya,” ujar Alvian kepada Kompas.com.
Struktur Kabin Menentukan Proses Restorasi
Kerusakan terberat terkonsentrasi pada bagian atas kabin akibat beban material bangunan yang jatuh dari atas. Kondisi tersebut membuat pekerjaan tidak cukup dilakukan dengan perbaikan kosmetik atau pelurusan panel bodi biasa.
Panoramic roof juga dilaporkan rusak, sehingga lingkup pekerjaan bodi menjadi lebih kompleks. Alvian menyoroti keberadaan tulangan di area atas kabin yang membutuhkan penanganan lebih teliti.
“Kalau kerusakan, pilar A dan pilar B kena. Panoramic roof juga rusak. Itu tulangan yang repot, agak banyak,” ungkapnya. Karena itu, penggantian komponen asli menjadi langkah yang diperlukan untuk menjaga bentuk serta struktur kendaraan.
| Bagian Kendaraan | Kondisi yang Diperkirakan | Penanganan |
|---|---|---|
| Atap dan pilar bodi | Mengalami kerusakan berat | Memerlukan komponen pengganti |
| Panoramic roof | Mengalami kerusakan | Menambah kompleksitas pekerjaan bodi |
| Mesin dan transmisi | Kemungkinan besar aman | Tetap perlu pemeriksaan |
| Kaki-kaki | Berpotensi terdampak tekanan | Perlu penggantian |
Komponen Mekanis Berpeluang Lebih Aman
Berbeda dengan struktur kabin, sektor mekanis utama diperkirakan tidak menerima dampak seberat bodi. Arah tekanan reruntuhan yang berasal dari atas membuat mesin dan transmisi memiliki peluang besar untuk tetap aman.
Alvian memperkirakan tingkat keamanan mesin dan transmisi dapat mencapai lebih dari 90 persen. Sistem ABS serta bagian kelistrikan lain juga disebut memiliki kemungkinan besar tidak mengalami kerusakan berat.
Namun, penilaian tersebut tetap memerlukan pemeriksaan kondisi sebelum kendaraan masuk tahap perbaikan menyeluruh. Komponen kaki-kaki menjadi bagian yang tidak dapat diabaikan karena menerima tekanan dari material bangunan.
Masa Tunggu Suku Cadang Berpotensi Memanjang
Alvian mengaku pernah mengerjakan kendaraan dengan tingkat kerusakan yang lebih parah. Dalam kasus Lexus NX ini, tantangan utamanya terletak pada ketersediaan suku cadang bodi yang tidak selalu bisa diperoleh dengan cepat.
“Pernah mengerjakan yang lebih parah, cuma kalau Lexus sendiri belum. Mobil lain yang lebih parah sering, sama saja, cuma masalah sparepart saja yang agak lama untuk Lexus,” jelasnya.
Waktu pemulihan kendaraan pada akhirnya akan sangat ditentukan oleh pasokan pilar, atap, dan panel pengganti dari Lexus. Kemampuan bengkel menangani kerusakan berat tetap penting, tetapi masa inden komponen dapat menjadi tahap terpanjang dalam perbaikan ini.
Source: otomotif.kompas.com






