Liam Rosenior Didepak Usai Tren Buruk Chelsea Berlanjut, Calum McFarlane Ditugasi Menjaga Sisa Musim

Author: Redaksi Android62
Add on Google

Chelsea mengambil keputusan besar setelah lima kekalahan beruntun di Liga Inggris membuat posisi tim semakin tertekan. Liam Rosenior resmi diberhentikan dari jabatan pelatih kepala usai kekalahan 0-3 dari Brighton & Hove Albion, hasil yang menjadi pukulan terakhir bagi manajemen Stamford Bridge.

Langkah itu menutup masa kerja Rosenior yang baru berjalan sejak 8 Januari 2026, ketika ia menggantikan Enzo Maresca. Dalam 23 pertandingan, pelatih berusia 41 tahun tersebut mencatat rata-rata 1,52 poin per laga, tetapi angka itu tidak cukup untuk menghentikan penurunan performa Chelsea.

Tekanan di Stamford Bridge Meningkat

Rangkaian hasil buruk membuat Chelsea berada dalam situasi yang makin sulit di fase penting musim ini. Klub London itu kini turun ke peringkat tujuh klasemen sementara, sehingga tekanan terhadap manajemen dan para pemain ikut membesar.

Dalam persaingan papan atas yang ketat, kehilangan poin secara beruntun langsung berdampak pada target klub. Kondisi itu juga membuat peluang Chelsea untuk menjaga jalur menuju kompetisi Eropa menjadi semakin rumit.

Manajemen kemudian memilih bertindak cepat agar situasi tidak semakin lepas kendali. Pada level seperti ini, klub biasanya memang tidak punya banyak ruang untuk menunggu ketika tren performa terus menurun.

Rosenior Tetap Diberikan Apresiasi

Meski kerja sama berakhir lebih cepat dari yang diharapkan, Chelsea tetap menyampaikan penghargaan atas kontribusi Rosenior. Klub menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan bentuk pengabaian terhadap kerja keras sang pelatih selama menangani tim.

Namun, hasil di beberapa laga terakhir dinilai belum mampu memberi stabilitas yang dibutuhkan. Di Liga Inggris, tuntutan untuk menjaga konsistensi memang sangat tinggi, terutama saat tim terjebak dalam periode negatif yang panjang.

Situasi ini memperlihatkan bahwa perubahan di kursi pelatih sering menjadi langkah pertama ketika hasil tidak lagi sesuai dengan target klub. Chelsea pun mengambil jalur tersebut demi mencari dorongan baru di sisa musim.

Calum McFarlane Diberi Tugas Sementara

Sebagai solusi sementara, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Tugas yang menunggu McFarlane cukup berat karena ia harus menjaga daya saing tim di liga dan tetap mempertahankan peluang di Piala FA.

Penunjukan itu memberi klub waktu untuk menata ulang pendekatan tanpa keputusan tergesa-gesa. Dalam masa transisi seperti ini, kestabilan ruang ganti dan kejelasan arah permainan menjadi faktor yang sangat penting.

Chelsea sedang berada dalam fase sensitif, sehingga setiap keputusan taktis akan langsung memengaruhi hasil di lapangan. McFarlane kini harus memastikan tim tetap kompetitif di tengah tekanan yang datang dari berbagai arah.

Pencarian Pelatih Baru Sudah Dimulai

Di saat yang sama, manajemen juga mulai menyiapkan langkah untuk mencari pelatih permanen. The Telegraph melaporkan bahwa Chelsea mengincar sosok dengan pengalaman dan rekam jejak kuat untuk memimpin proyek jangka panjang.

Beberapa nama yang masuk pembahasan adalah Cesc Fabregas, Andoni Iraola, Xabi Alonso, dan Julian Nagelsmann. Fabregas saat ini menangani Como di Serie A, sementara Iraola dikabarkan bisa meninggalkan Bournemouth pada akhir musim.

Xabi Alonso disebut tidak sedang melatih klub setelah dilepas Real Madrid. Adapun Nagelsmann masih terikat kontrak bersama tim nasional Jerman, sehingga opsi itu juga tidak mudah diwujudkan dalam waktu dekat.

Masih Ada Target yang Dikejar

Meski situasi internal tengah sulit, Chelsea belum menyerah untuk menutup musim dengan hasil yang lebih baik. Klub masih memburu tiket ke kompetisi Eropa dan tetap menjaga peluang di Piala FA.

Jalan menuju Liga Champions tetap menantang bagi Cole Palmer dan rekan-rekannya. Chelsea tertinggal lima poin dari Liverpool yang berada di posisi lima besar, sementara liga hanya menyisakan lima pertandingan.

Dengan kondisi tersebut, masa tugas McFarlane menjadi sangat penting bagi arah Chelsea dalam sisa musim. Hasil yang diraih dalam beberapa laga ke depan akan menentukan apakah klub bisa memperbaiki posisi sekaligus menjaga tetap hidupnya ambisi yang masih tersisa.

Disclaimer
Artikel ini disusun dengan bantuan sistem otomasi dan ditinjau oleh redaksi agar tetap sesuai dengan fakta dari sumber rujukan.
Berita Terbaru