LiDAR kini ikut masuk ke BYD Atto 1 terbaru, sesuatu yang jarang hadir di mobil listrik murah. Teknologi ini dibarengi sistem keselamatan aktif God’s Eye B, sehingga Atto 1 tampil lebih serius di segmen EV kompak.
Kehadiran dua fitur tersebut membuat model ini tidak lagi hanya dipandang sebagai mobil listrik mungil untuk kebutuhan dasar. BYD jelas ingin menaikkan posisi Atto 1 di pasar, terutama saat persaingan mobil listrik terjangkau di China makin padat.
Teknologi keselamatan naik kelas
Pada varian tertentu, BYD menyematkan LiDAR yang biasanya lebih sering ditemukan di mobil listrik kelas menengah ke atas. Langkah ini membuat Atto 1 terbaru punya nilai tambah yang sulit diabaikan di kelasnya.
God’s Eye B turut disertakan untuk membantu kendaraan membaca kondisi jalan dengan lebih baik. Sistem ini juga mendukung kemampuan semi autonomous driving, sehingga fokus pembaruan tidak hanya ada pada efisiensi, tetapi juga pada keselamatan aktif.
Jarak tempuh jadi sorotan utama
Selain fitur keselamatan, peningkatan jarak tempuh menjadi pembaruan yang paling mudah dilihat. BYD Atto 1 terbaru diklaim mampu menempuh hingga 505 kilometer berdasarkan pengujian CLTC.
Angka itu naik dari generasi sebelumnya yang berada di kisaran 405 kilometer. Bagi pengguna mobil listrik harian, selisih tersebut berarti frekuensi pengisian daya bisa lebih jarang.
Tenaga ikut ditingkatkan
Penyegaran juga terjadi pada sektor penggerak. Motor listrik Atto 1 terbaru kini menghasilkan tenaga maksimum 60 kW atau setara 80 HP.
Sebelumnya, model ini tercatat memiliki output 55 kW. Kenaikan tenaga itu tidak mengubah karakter dasarnya sebagai city car kompak, tetapi memberi respons berkendara yang lebih baik.
Tampilan luar tetap kompak, tetapi lebih segar
Secara desain, BYD tidak mengubah bentuk dasar Atto 1 secara ekstrem. Mobil ini tetap mempertahankan ukuran kompak khas city car listrik yang pas untuk penggunaan perkotaan.
Namun, ada sentuhan baru seperti warna merah oranye, pelek 16 inci, dan ban berukuran 175/55. BYD juga menambahkan kamera pada spatbor depan, lampu biru kecil di area belakang, serta wiper ganda di kaca depan.
Interior dibuat lebih praktis
Perubahan di kabin diarahkan agar pemakaian harian terasa lebih mudah. Tombol pada setir dibuat lebih sederhana, sementara beberapa varian mendapat smart steering stalk.
Di konsol tengah, BYD menyesuaikan warna dengan interior kabin agar tampil lebih serasi. Ada juga wireless charger 50W, cup holder baru, dan arm rest model buka tutup untuk menunjang kenyamanan.
Posisi di pasar makin menantang
Atto 1 terbaru hadir di tengah persaingan yang ketat di China. Geely Xingyuan disebut menjadi mobil listrik terlaris di China sepanjang 2025, sehingga BYD perlu menawarkan sesuatu yang lebih kuat untuk menarik perhatian pasar.
Dengan kombinasi jarak tempuh lebih jauh, tenaga yang naik, serta LiDAR pada varian tertentu, Atto 1 terbaru terlihat disiapkan sebagai penantang serius di segmen EV murah. Harga resminya memang belum diumumkan, tetapi paket pembaruannya sudah cukup menunjukkan arah baru mobil listrik kecil ini.







