Lima siswa SMA Unggulan Rushd berhasil menembus Beasiswa Garuda, program beasiswa yang dikenal sangat selektif untuk siswa berprestasi tinggi. Pencapaian itu semakin menonjol karena mereka berasal dari angkatan pertama sekolah yang baru berdiri tiga tahun.
Kelima siswa tersebut juga sudah diterima di universitas-universitas ternama dunia. Daftarnya mencakup University of Toronto, University of Queensland, Wageningen University & Research, UNSW Sydney, dan Hong Kong University of Science and Technology.
Nama-nama penerimanya adalah Karunia Excelsia, El Kayla Banani, Najmakayla Shafaa Ditia Raharjo, Andi Fayyaz Rizq, dan Faiz Raihan Rasyad. Hasil ini membuat angkatan pertama SMA Unggulan Rushd langsung mencatat capaian awal yang kuat.
Beasiswa Garuda tidak diberikan hanya berdasarkan nilai akademik. Seleksinya juga menilai kepemimpinan dan karakter, sehingga penerima harus menunjukkan kualitas yang menyeluruh.
Kondisi itu membuat keberhasilan lima siswa tersebut terasa lebih istimewa. Dari sekolah yang masih muda, mereka mampu melewati proses seleksi yang ketat dan sekaligus mendapat pengakuan dari kampus-kampus luar negeri bereputasi.
Kepala SMA Unggulan Rushd, Eko Supriyanto, menyebut pencapaian itu sebagai momen bersejarah bagi sekolah. Ia menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis karakter dan kepemimpinan dapat melahirkan prestasi besar meski usia sekolah masih muda.
Eko juga menegaskan bahwa sejak awal sekolah menanamkan keyakinan bahwa tidak ada mimpi yang terlalu besar jika dijalani dengan kerja keras, integritas, dan kerendahan hati. Menurutnya, nilai-nilai itu menjadi bagian penting dalam proses pendidikan yang diterapkan kepada siswa.
Ia menambahkan bahwa capaian ini lahir dari proses panjang yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Lingkungan belajar yang suportif disebut ikut membantu para siswa sampai pada titik tersebut.
Sejak berdiri, SMA Unggulan Rushd memang tidak hanya menekankan prestasi akademik. Sekolah ini juga menempatkan pembentukan karakter, kepemimpinan, dan wawasan global sebagai bagian utama dari proses belajar.
Arah pendidikan itu sejalan dengan karakter Beasiswa Garuda yang mencari profil siswa secara utuh. Dalam program seperti ini, kemampuan akademik harus berjalan bersama karakter dan kepemimpinan yang matang.
Sekolah juga aktif membangun kerja sama dengan berbagai institusi nasional dan internasional. Langkah ini dilakukan untuk membuka peluang yang lebih luas bagi siswa dalam mendapatkan pengalaman, jaringan, dan kesempatan pendidikan lanjutan.
Pencapaian lima siswa angkatan pertama ini menjadi penting bukan hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi para siswa lainnya. Hasil itu menunjukkan bahwa sekolah baru pun dapat menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional jika fondasi pendidikannya kuat.
