Pernikahan Lina Mukherjee dengan pria asal Italia, Luca Spiteli, menjadi sorotan karena digelar di Italia dalam suasana mewah. Momen itu disebut sebagai impian lama yang akhirnya benar-benar terwujud bagi selebgram tersebut.
Dalam unggahan di Instagram, Lina menampilkan kebahagiaannya melalui foto dan video pernikahan. Ia tampak mengenakan gaun pengantin putih berpotongan elegan, sementara Luca memakai tuksedo lengkap dengan dasi kupu-kupu.
Impian yang dibangun sejak lama
Lina menyebut pernikahan di Italia bukan keputusan spontan, melainkan bagian dari harapan yang sudah lama ia simpan sejak muda. Ia mengaku terinspirasi oleh sejumlah bintang Bollywood yang kerap memilih Italia sebagai lokasi pernikahan.
Pilihan lokasi tersebut membuat acara sakral itu terasa sangat personal. Bagi Lina, pernikahan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang yang sudah lama ia bayangkan.
Kesiapan hidup yang ikut disorot
Selain berbicara soal lokasi pernikahan, Lina juga menyinggung soal kesiapan mental dan finansial dalam membangun rumah tangga. Ia menyebut menikah di usia 36 tahun sebagai langkah yang lebih matang karena disertai kesiapan yang lebih kuat.
Dalam unggahannya, Lina menulis bahwa finansial adalah “benteng terkuat bagi seorang wanita”. Ia menegaskan bahwa cinta saja tidak cukup jika tidak disertai stabilitas ekonomi untuk masa depan keluarga dan anak.
Dukungan keluarga suami dan suasana pesta
Rasa syukur juga ia sampaikan atas dukungan besar dari keluarga Luca di Italia. Lina menyebut seluruh rangkaian acara banyak dibiayai dan diatur langsung oleh mertua.
Ia turut membagikan cerita ringan tentang tradisi makan di pesta pernikahannya. Menurut Lina, para tamu disuguhi makanan dari pagi hingga malam, bahkan setiap sekitar 20 menit ada hidangan baru yang datang.
Babak baru setelah masa sulit
Pernikahan ini menandai babak baru bagi Lina setelah melewati sejumlah ujian hidup. Sebelumnya, ia sempat menghadapi masa-masa berat, termasuk kasus hukum yang pernah menjeratnya.
Sebelum resmi menikah, Lina dan Luca juga sudah dikaruniai seorang anak laki-laki. Kondisi itu menunjukkan bahwa keduanya telah membangun keluarga lebih dulu sebelum mengesahkan hubungan mereka lewat pernikahan.
Di tengah perubahan besar itu, Lina menegaskan bahwa setiap orang tetap bisa bangkit dan melanjutkan hidup meski membutuhkan waktu. Kini, ia memulai peran baru sebagai istri di Italia dengan kisah hidup yang penuh perjalanan panjang.
Source: www.suara.com






