Logitech G305 X Superlight Dibuat Lebih Ringan, Sensor 44.000 DPI Tetap Murah

Logitech membawa kejutan baru untuk pasar mouse gaming entry-level lewat G305 X Superlight. Perangkat ini tampil dengan sensor HERO generasi terbaru beresolusi hingga 44.000 DPI, bobot hanya 59 gram, dan banderol US$79,99.

Di tengah persaingan yang makin ketat, Logitech mencoba menunjukkan bahwa mouse murah tidak harus terasa biasa saja. Lewat kombinasi bobot ringan, konektivitas lengkap, dan fitur yang tetap serius, model ini diposisikan sebagai opsi yang lebih ambisius daripada seri klasik G305.

Bobot turun, daya pakai ikut berubah

Perubahan paling terasa ada pada sumber dayanya. Jika generasi lama mengandalkan satu baterai AA sekali pakai, G305 X Superlight kini memakai baterai internal yang dapat diisi ulang.

Langkah itu memangkas bobot perangkat menjadi 59 gram. Logitech juga menampilkan sekrup pengikat di bagian luar bodi agar pengguna lebih mudah membuka, merawat, atau memperbaiki perangkat secara mandiri.

Bahan bodinya juga memanfaatkan plastik daur ulang pasca-konsumsi. Untuk varian hitam, komposisinya disebut mencapai 65 persen, sedangkan varian putih menggunakan 51 persen.

Sensor HERO menjadi pusat peningkatan

Di sisi performa, Logitech membenamkan sensor HERO generasi terbaru. Sensor ini diklaim mampu mencapai sensitivitas 44.000 DPI, akselerasi di atas 40G, dan kecepatan pelacakan 678 inci per detik.

Untuk penggunaan umum, mouse ini berjalan pada polling rate 1.000Hz melalui dongle USB-A yang sudah disertakan dalam paket penjualan. Bagi pengguna yang mengejar respons lebih rendah, Logitech juga menyediakan jalur peningkatan.

Dengan PRO Wireless Receiver yang dijual terpisah, polling rate dapat dinaikkan hingga 8.000Hz. Opsi ini jelas ditujukan bagi pemain kompetitif yang sangat memperhatikan latensi input.

Konektivitas lengkap dan kontrol yang tetap fleksibel

G305 X Superlight mendukung tiga mode koneksi sekaligus, yakni Lightspeed 2.4GHz, Bluetooth, dan kabel melalui USB Type-C. Fleksibilitas ini membuatnya bisa dipakai di banyak skenario, dari permainan hingga penggunaan harian.

Logitech menyebut daya tahan baterainya bisa mencapai sekitar 130 jam untuk pemakaian terus-menerus. Ada juga fitur pengisian cepat yang diklaim mampu memberi tenaga untuk sekitar tiga setengah jam pemakaian hanya lewat pengisian dua menit.

Di bagian kontrol, mouse ini membawa enam tombol yang bisa diprogram ulang. Onboard memory-nya juga dapat menyimpan hingga lima profil konfigurasi pengguna.

Pengaturan DPI, pemetaan tombol, dan lampu RGB Lightsync dapat disesuaikan lewat aplikasi desktop Logitech G Hub. Dengan begitu, pengguna masih mendapat ruang personalisasi yang luas meski perangkat ini diposisikan di kelas yang lebih terjangkau.

Harga tetap agresif untuk kelasnya

Dengan seluruh peningkatan itu, Logitech tetap mempertahankan harga US$79,99 atau sekitar Rp1,3 jutaan. Posisi harga tersebut membuat G305 X Superlight terlihat sebagai paket yang cukup agresif bagi pengguna yang menginginkan mouse gaming ringan dengan spesifikasi tinggi.

Logitech menjadwalkan perangkat ini tersedia secara global mulai 30 Juni 2026. Pada saat yang sama, perusahaan juga memperlihatkan purwarupa mouse lipat portabel pertamanya yang bisa dilipat menjadi dua bagian agar lebih mudah dibawa ke mana saja.

Source: www.gadgetdiva.id

Berita Terkait