Veda Ega Pratama menutup practice Moto3 Prancis di Sirkuit Le Mans dengan hasil yang sangat penting. Rider Indonesia itu finis di posisi 9 dan langsung mengamankan tiket ke Q2 kualifikasi.
Hasil tersebut lahir setelah Veda sempat berada di luar sepuluh besar hampir sepanjang sesi. Ia baru menemukan catatan terbaiknya pada menit-menit akhir dan berhasil menjaga posisinya di barisan atas saat bendera sesi hampir turun.
Performa itu terasa lebih berharga karena perjalanan Veda tidak mulus sejak awal practice. Pembalap Honda Team Asia tersebut sempat tercecer ke bawah dan bahkan kembali masuk pit di tengah sesi.
Sebelum practice, Veda juga sudah menunjukkan modal yang cukup baik pada Free Practice 1 siang hari. Saat itu ia sempat menempati posisi 11, lalu memperbaiki catatan waktunya di sesi berikutnya dan terlihat lebih kompetitif di lintasan Bugatti Circuit.
Lonjakan di menit akhir
Saat waktu tersisa kurang dari empat menit, Veda mulai melaju lebih kencang. Dari posisi 15, ia langsung naik ke P8 dan membuka peluang besar untuk lolos aman ke Q2.
Persaingan di detik-detik penutup membuat posisinya sempat turun lagi. Namun rider asal Gunungkidul itu mampu kembali masuk ke kelompok sepuluh besar sebelum sesi benar-benar berakhir.
Upaya terakhir itu cukup untuk mengunci posisi 9. Dengan hasil tersebut, Veda berhak melaju langsung ke Q2 pada sesi kualifikasi hari Sabtu (9/5).
Munoz tercepat, Veda wakili Indonesia di sepuluh besar
Di bagian teratas klasemen practice, David Munoz menjadi yang tercepat dengan catatan 1 menit 40,211 detik. Rider Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu unggul tipis dari David Almansa, yang hanya tertinggal 0,014 detik.
Marco Morelli menempati posisi ketiga, disusul Hakim Danish, Brian Uriarte, dan Adrian Fernandez. Scott Ogden, Max Quiles, Veda Pratama, serta Valentin Perrone melengkapi daftar sepuluh besar.
Veda juga tercatat sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang masuk ke kelompok itu pada sesi practice tersebut. Hasil ini menempatkannya dalam posisi ideal untuk menjalani kualifikasi berikutnya di Le Mans.
Catatan waktunya menunjukkan Veda punya kecepatan yang cukup untuk bersaing lebih jauh. Di tengah sesi yang sempat naik-turun, ia tetap mampu menutup practice dengan hasil yang menjaga peluangnya tetap terbuka.
