Lombok Dipilih Jadi Etape Paling Lengkap MAXi Tour, Ada Lepas Tukik di Tengah Jalur

Author: Redaksi Android62

Etape ketujuh MAXi Tour Boemi Nusantara di Lombok menampilkan pengalaman yang berbeda dari touring biasa. Rangkaian perjalanan itu tidak hanya membawa peserta berkeliling pulau, tetapi juga mengajak mereka ikut melepas tukik penyu di kawasan konservasi Pantai Nipah.

Perpaduan antara jalur menantang, budaya lokal, panorama alam, dan aksi lingkungan membuat Lombok terasa menonjol dalam rangkaian tur Yamaha Indonesia. Etape ini digelar pada 14 hingga 16 Juni dan ditempuh selama dua hari menggunakan berbagai lini MAXi Yamaha.

Jalur lengkap mengitari lima wilayah Lombok

Perjalanan dimulai dengan rute yang membentang melewati Lombok Selatan, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, hingga Lombok Barat sebelum berakhir di Mataram. Peserta melintasi jalur berliku dan medan yang menantang sambil menikmati karakter lanskap pulau tersebut.

Deretan motor yang dipakai dalam kegiatan ini terdiri dari Yamaha NMax Turbo, Aerox Alpha, Lexi, dan Xmax. Kombinasi itu mendukung perjalanan yang menggabungkan touring jarak jauh dengan aktivitas komunitas dan kunjungan ke sejumlah titik ikonik di Lombok.

Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, menilai Lombok menawarkan pengalaman yang sangat lengkap. Ia menyebut budaya yang masih terjaga, panorama alam yang luar biasa, serta kepedulian terhadap lingkungan lewat pelepasan tukik sebagai alasan pulau ini terasa spesial.

Desa Adat Sade memberi warna budaya

Salah satu titik penting yang disinggahi rombongan adalah Desa Adat Sade di kawasan Praya. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu destinasi budaya kebanggaan masyarakat Lombok dan telah dikenal luas hingga mancanegara.

Di sana, rombongan mendapat sambutan dari Kepala Desa Adat Sade beserta warga setempat. Peserta juga menyaksikan pertunjukan adat seperti Gendang Beleq dan Peresean yang menjadi bagian dari identitas masyarakat lokal.

Kehadiran unsur budaya itu menegaskan bahwa perjalanan di Lombok tidak berhenti pada pemandangan jalan dan bentang alam. Ada perjumpaan langsung dengan tradisi yang masih hidup dan tetap menjadi wajah penting pariwisata daerah.

Ikon alam dan infrastruktur wisata ikut dilalui

Setelah dari kawasan budaya, rombongan bergerak menuju Pertamina Mandalika International Circuit. Sirkuit ini menambah dimensi perjalanan karena menjadi salah satu ikon kebanggaan Pulau Lombok.

Perjalanan kemudian berlanjut ke kawasan pegunungan Sembalun yang dikenal memiliki panorama memukau. Jalur menuju Kebun Kopi di kaki Gunung Rinjani menjadi bagian yang paling menantang karena menyajikan kelokan dan tanjakan khas pegunungan.

Kontras lanskap Lombok terasa kuat dalam etape ini. Dalam satu putaran, peserta melewati kawasan budaya, sirkuit modern, pegunungan, hingga pesisir laut yang terbuka luas.

Aksi konservasi memberi nilai tambahan

Bagian yang paling mencolok dari etape Lombok adalah pelepasan tukik atau anak penyu di kawasan Konservasi Penyu Pantai Nipah. Aktivitas ini membuat touring memiliki dimensi lingkungan yang lebih nyata dan tidak berhenti pada hiburan perjalanan semata.

Yamaha menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan ekosistem laut. Peserta juga diajak ikut berkontribusi menjaga kekayaan alam Indonesia agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menyusuri jalur pesisir di kawasan Lombok Barat hingga Sekotong sebelum kembali menuju Lombok Selatan. Hamparan laut biru yang berdampingan langsung dengan jalan menutup putaran 360 derajat Pulau Lombok dengan kesan visual yang kuat.

Bentang pesisir tersebut ikut mempertegas posisi Lombok sebagai destinasi wisata kelas dunia. Bagi peserta, jalur itu bukan hanya menyenangkan untuk dilalui, tetapi juga memberi penutup yang relevan bagi rangkaian touring yang sarat pengalaman.

Sambutan komunitas memperkuat rangkaian acara

Etape ketujuh ini turut mendapat sambutan hangat dari anggota Yamaha Riders Federation Indonesia Nusa Tenggara Barat, khususnya di Lombok. Kehadiran komunitas lokal menegaskan bahwa kegiatan ini terhubung erat dengan basis pengguna Yamaha di daerah.

Antusiasme semakin terlihat dengan kehadiran anggota AEROX Ladies yang ikut meramaikan acara. Partisipasi mereka menunjukkan kuatnya eksistensi lini MAXi Yamaha di Pulau Lombok sekaligus mempererat silaturahmi antarpengguna dari berbagai daerah.

Rangkaian MAXi Tour Boemi Nusantara sendiri sebelumnya telah melintasi Sumatra, Jawa, dan Bali. Setelah Lombok, Yamaha berencana melanjutkan touring ini ke Sulawesi dan Kalimantan dengan pola perjalanan yang menggabungkan komunitas, kekayaan daerah, dan kepedulian lingkungan.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru