GDPS menempatkan syarat lisensi AMEL sebagai salah satu pintu utama untuk pelamar posisi Engineer di Bandara Soekarno-Hatta. Kandidat yang dicari bukan hanya paham teknis, tetapi juga terbiasa mengawal operasional penerbangan dalam ritme kerja shift yang ketat.
Lowongan ini menarik perhatian karena menyasar tenaga yang sudah akrab dengan perawatan pesawat dan koordinasi lapangan di lingkungan bandara. Informasi pembukaan kerja tersebut dilansir dari Kompas dan dibuka untuk profesional yang siap terlibat langsung dalam operasi penerbangan berskala besar.
Lisensi dan latar belakang pendidikan jadi penentu
GDPS mensyaratkan pelamar minimal lulusan D3 atau S1 dari jurusan yang berkaitan dengan bidang penerbangan. Di sisi lain, perusahaan juga meminta kandidat memiliki lisensi AMEL Holder untuk tipe pesawat B738NG, B737-Max, A330 CEO, A330 NEO, atau B777.
Kombinasi syarat itu menunjukkan bahwa posisi Engineer ini ditujukan bagi kandidat dengan dasar pendidikan teknis yang kuat. Penguasaan atas operasional dan maintenance armada udara secara menyeluruh juga masuk dalam daftar kualifikasi yang harus dipenuhi.
Selain kemampuan teknis, pelamar perlu siap bekerja dengan sistem shift. GDPS juga menekankan karakter teliti, bertanggung jawab, dan komunikatif sebagai bagian dari kebutuhan utama untuk posisi ini.
Tugas harian menuntut koordinasi cepat
Saat sudah bertugas, Engineer akan menyusun jadwal penerbangan inventaris harian. Setelah itu, pekerjaan berlanjut pada pemantauan pergerakan setiap jadwal penerbangan selama jam kerja berlangsung.
Dalam operasional harian, koordinasi intensif menjadi bagian penting dari pekerjaan. Engineer harus berhubungan dengan MCC, ML, MA, FTC, dan pemangku kepentingan lain ketika muncul kendala teknis pada pesawat.
Tanggung jawabnya tidak berhenti di sana. Engineer juga wajib melakukan mitigasi terhadap irregularities bersama pihak OCC, sehingga peran ini menuntut respons cepat dan pengambilan keputusan yang rapi di lapangan.
Pengawasan maintenance hingga laporan berkala
Di area operasional, Engineer ikut mengawasi proses maintenance pesawat dan mengendalikan penggunaan GPU. Tugas-tugas itu memperlihatkan bahwa posisi ini memadukan kemampuan teknis, ketelitian, dan pengawasan langsung di lapangan.
Pada akhir jam kerja, pekerja harus menyusun laporan berkala yang merangkum seluruh aktivitas operasional selama shift. Kewajiban administrasi ini menjadi bagian penting dari disiplin kerja yang diminta GDPS.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi career.garudapratama.com. Prosesnya dibuka untuk publik dalam periode terbatas, dengan batas akhir penerimaan berkas administrasi pada 19 Juni 2026.
GDPS menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Setelah seleksi awal, hanya pelamar yang memenuhi syarat dan lolos yang akan dihubungi lebih lanjut oleh perusahaan.
Dengan syarat lisensi yang spesifik, pengalaman operasional yang relevan, serta kebutuhan koordinasi tinggi, posisi ini ditujukan bagi kandidat yang siap bekerja di lingkungan penerbangan yang dinamis. Bagi profesional yang memenuhi kriteria, peluang tersebut membuka akses langsung ke operasi bandara besar di Soekarno-Hatta.







