Lucid Motors menempatkan Silvio Napoli di kursi chief executive officer baru, langkah yang langsung menarik perhatian karena latar belakangnya jauh dari industri otomotif. Napoli sebelumnya memimpin Schindler Group di Swiss, perusahaan yang dikenal di bisnis elevator, eskalator, dan moving walks.
Pergantian pucuk pimpinan itu membuat Marc Winterhoff bergeser menjadi chief operating officer. Bersamaan dengan perubahan tersebut, Lucid juga menyiapkan paket kompensasi yang tergolong sangat besar untuk Napoli agar ia bisa segera beradaptasi dan tetap terikat dengan perusahaan.
Paket gaji yang disiapkan Lucid
Dalam pengajuan Form 8-K, Lucid mengungkap bahwa Napoli akan menerima gaji pokok sebesar $1,500,000 per tahun. Jika target kinerja tercapai, total pendapatan tahunannya bisa naik hingga $4,500,000.
Paket tersebut belum berhenti di angka gaji dasar. Lucid juga menyiapkan sejumlah fasilitas lain yang nilainya besar, mulai dari bantuan tempat tinggal sementara sampai dukungan perpindahan ke Amerika Serikat.
Fasilitas tambahan untuk CEO baru
Berikut rincian utama kompensasi yang disebut dalam pengajuan perusahaan:
- Gaji pokok: $1,500,000 per tahun
- Potensi kompensasi tahunan: hingga $4,500,000
- Tempat tinggal sementara: hingga $25,000 per bulan selama enam bulan
- Tunjangan pindah: $1,000,000
- Fasilitas tambahan: dua company cars, layanan keamanan, dukungan pajak, dan perencanaan keuangan
- Insentif jangka panjang: target nilai $9,500,000
Dua company cars yang diberikan Lucid menjadi salah satu fasilitas yang paling mencolok dalam paket tersebut. Selain itu, perusahaan juga menanggung dukungan keamanan dan layanan perencanaan keuangan, sesuatu yang biasanya disiapkan untuk eksekutif papan atas.
Langkah Lucid di tengah tekanan bisnis
Besarnya kompensasi Napoli muncul saat Lucid masih berupaya memperkuat produksi dan penjualan di pasar kendaraan listrik premium. Perusahaan tampak ingin memastikan kepemimpinan barunya punya ruang gerak yang cukup untuk mendorong efisiensi dan pertumbuhan.
Insentif jangka panjang senilai target $9,500,000 juga menunjukkan bahwa Lucid ingin mengikat Napoli dalam jangka lebih panjang. Struktur seperti ini umum dipakai perusahaan untuk menjaga stabilitas kepemimpinan di tengah persaingan yang ketat.
Dukungan modal dan kemitraan ikut menguat
Perubahan di level eksekutif juga berjalan beriringan dengan masuknya dukungan modal baru. Uber menaikkan komitmen pembelian Gravity SUV untuk robotaxi dari minimal 20,000 unit menjadi minimal 35,000 unit.
Kemitraan antara Lucid, Uber, dan Nuro ikut mempertegas arah bisnis tersebut. Layanan robotaxi itu direncanakan meluncur di San Francisco Bay Area, lalu diperluas ke puluhan pasar di berbagai negara.
Uber juga menambah investasi sebesar $200 million ke Lucid. Dengan tambahan itu, total investasi Uber di Lucid mencapai $500 million, yang menandakan keyakinan lebih besar terhadap platform kendaraan listrik Lucid.
Sokongan dari Saudi tetap berlanjut
Selain dari Uber, Lucid masih mendapat dukungan dari Ayar Third Investment Company. Entitas yang berafiliasi dengan Saudi Arabia’s Public Investment Fund itu akan menanamkan $550 million ke Lucid.
Marc Winterhoff menyebut pengumuman tersebut menunjukkan menguatnya hubungan Lucid dengan Uber serta kesinambungan kemitraan dengan PIF. Ia juga menegaskan bahwa platform EV berbasis perangkat lunak milik Lucid memberi nilai tambah bagi jaringan mobilitas generasi baru.
Di tengah perubahan pimpinan, paket gaji besar, dan tambahan investasi dari mitra strategis, Lucid kini memasang taruhan besar pada fase ekspansi berikutnya. Perusahaan harus membuktikan bahwa kombinasi kepemimpinan baru, dukungan dana, dan proyek robotaxi bisa berjalan seiring dengan target pertumbuhan yang sedang dikejar.
Source: www.carscoops.com