Ultrahuman kini masuk lebih jauh ke pemantauan kesehatan metabolik lewat M2 Live, sebuah platform continuous glucose monitoring atau CGM yang dijual tanpa resep. Langkah ini memperluas akses pengguna yang ingin memantau kadar glukosa secara berkelanjutan, sekaligus menempatkan analitik sebagai nilai utama yang ditawarkan.
Berbeda dari perangkat sensor mandiri, M2 Live dibangun di atas Lingo Glucose Biosensor milik Abbott. Platform ini juga dapat bekerja dengan sensor Abbott Libre 3 Plus, sehingga Ultrahuman lebih berperan pada aplikasi, pengolahan data, dan integrasi antardata kesehatan daripada pada sisi hardware sensor itu sendiri.
Skor metabolik untuk membaca respons tubuh
Fokus utama M2 Live bukan hanya menampilkan angka glukosa mentah. Aplikasi ini melacak kadar glukosa harian lalu menghitung Metabolic Score, yang disebut Ultrahuman sebagai algoritma proprietari untuk menilai sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa yang telah divalidasi secara klinis.
Dengan pendekatan itu, pengguna tidak sekadar melihat naik-turun glukosa, tetapi juga mendapat gambaran yang lebih mudah dipahami. Ultrahuman bahkan menyebut adanya laporan ilmiah terkait penanda tersebut di Nature, sehingga platform ini diposisikan sebagai alat baca metabolik yang lebih kontekstual.
M2 Live ditujukan bagi pengguna dengan gangguan metabolik seperti diabetes tipe 2, obesitas, PCOS atau PMOS, hipertensi, dan kondisi lain yang berkaitan. Selain itu, sistem ini juga diarahkan untuk membantu penurunan berat badan melalui panduan kontrol porsi yang lebih baik.
Cara kerja yang menilai makanan satu per satu
Penggunaan M2 Live berpusat pada hubungan antara makanan dan respons glukosa tubuh. Aplikasi memantau apa yang dikonsumsi sepanjang hari, lalu menilai dampaknya terhadap kadar glukosa pengguna.
Setelah sistem mempelajari pola respons tubuh terhadap berbagai makanan, setiap makanan akan diberi skor dari 1 sampai 10. Skema ini membantu pengguna mengenali pilihan makan yang lebih sesuai dengan respons metabolik masing-masing.
Terhubung dengan wearable dan data tubuh lain
Daya tarik lain M2 Live ada pada integrasinya dengan ekosistem Ultrahuman yang lebih luas. Jika pengguna juga memakai smart ring Ultrahuman, data glukosa dapat dikorelasikan dengan tidur, HRV, aktivitas, pemulihan, dan suhu kulit.
Integrasi itu dikelola oleh Jade AI Biointelligence milik Ultrahuman. Dengan menggabungkan beberapa sumber data tubuh, platform ini berupaya menampilkan pola yang lebih utuh ketimbang hanya membaca fluktuasi glukosa secara terpisah.
Langkah tersebut relevan karena kadar glukosa sering dipengaruhi banyak faktor sekaligus. Tidur yang buruk, tingkat aktivitas, dan kondisi pemulihan tubuh bisa membentuk pola metabolik harian seseorang, bukan hanya makanan yang dikonsumsi.
Ultrahuman juga menambahkan elemen komunitas ke dalam pengalaman penggunaan. Pengguna bisa melihat pengalaman pengguna lain tentang apa yang berhasil atau tidak berhasil bagi mereka, disertai AI metabolic coach untuk memberi arahan tambahan.
Sensor Abbott, koneksi nirkabel, dan biaya penggunaan
Meski memakai nama Ultrahuman, sensor yang digunakan tetap berasal dari Abbott. Lingo Glucose Biosensor mengalirkan data ke ponsel melalui Bluetooth LE, tetapi aktivasi awalnya masih memerlukan NFC.
Ada pula hal yang perlu dicermati soal masa pakai. M2 Live dijual sebagai pembelian satu kali, tetapi setiap sensor hanya bertahan sekitar 14 hari dan tidak bisa digunakan ulang.
Karena itu, biaya jangka panjang akan sangat bergantung pada kebutuhan penggantian sensor. Sensor Abbott tersebut juga bisa terhubung ke aplikasi milik Abbott sendiri, sehingga pengguna pada dasarnya memiliki opsi aplikasi berbeda untuk membaca data dari perangkat yang sama.
Harga dan skema langganan
Ultrahuman menawarkan M2 Live dalam dua pilihan. Opsi pertama adalah pembelian satu kali seharga $130 yang sudah mencakup satu sensor.
Opsi kedua adalah langganan seharga $100 per bulan. Paket ini mencakup dua sensor per bulan, yang sesuai dengan masa pakai sensor sekitar 14 hari.
Dengan struktur tersebut, M2 Live jelas diarahkan untuk pemantauan rutin, bukan penggunaan sesekali. Bagi pengguna yang ingin memantau pola glukosa dan kebiasaan makan secara berkelanjutan, sensor dua mingguan menjadi bagian penting dari pengalaman platform ini.
Source: www.gsmarena.com






