Peluang Sadio Mane kembali ke Liga Inggris belum sepenuhnya tertutup. Winger asal Senegal itu kini memberi sinyal bahwa pintu untuk pulang ke kompetisi tersebut masih terbuka, meski saat ini ia tetap fokus membela Al-Nassr dan Timnas Senegal.
Dalam sebuah konferensi, Mane bahkan sempat bertemu dengan Lord Callanan, politikus Inggris yang dikenal sebagai pendukung Newcastle United. Saat ditanya soal kemungkinan kembali tampil di Inggris, jawabannya singkat namun cukup jelas, “Jangan pernah katakan tidak pernah!”
Ucapan itu langsung memunculkan kembali spekulasi mengenai masa depan Mane. Di usia 34 tahun, ia masih aktif bermain di level tinggi dan belum memberi tanda bahwa kariernya di luar Inggris akan menjadi penutup perjalanan panjangnya di sepak bola Eropa dan Timur Tengah.
Nyaris berseragam Manchester United
Di balik kemungkinan comeback ke Liga Inggris, Mane juga mengungkap kisah yang sempat mengubah arah kariernya. Ia mengatakan bahwa dirinya pernah sangat dekat dengan Manchester United ketika masih membela Southampton.
Mane menyebut proses menuju Old Trafford kala itu sudah berjalan jauh. Bahkan, menurut pengakuannya, kontrak untuk bergabung dengan Setan Merah sudah disiapkan dan kesepakatan nyaris selesai.
“Saya sangat dekat untuk pergi ke Manchester United. Saya sudah memiliki kontrak di sana,” ujar Mane. Namun pada akhirnya, ia memilih jalur berbeda dan menerima tawaran Liverpool.
Klopp menjadi penentu pilihan
Keputusan Mane untuk meninggalkan peluang ke Manchester United tidak lepas dari pengaruh Jurgen Klopp. Ia menilai proyek yang ditawarkan pelatih asal Jerman itu lebih meyakinkan untuk masa depannya.
Mane mengaku tertarik ikut membangun proyek besar Liverpool pada masa itu. Ia masih mengingat percakapan awal dengan Klopp yang membuatnya mantap memilih Anfield sebagai tujuan berikutnya.
“Saya yakin untuk mengikuti proyek Klopp,” kata Mane. Pilihan tersebut kemudian menjadi titik penting dalam kariernya karena ia berkembang menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Eropa.
United memang sempat serius memburu Mane
Ketertarikan Manchester United kepada Mane bukan sekadar rumor. Louis van Gaal, yang kala itu menangani United, pernah membenarkan bahwa Mane merupakan salah satu pemain yang sangat ingin direkrutnya.
Van Gaal menyebut Mane sebagai pemain tim yang sesungguhnya dan menilai gaya mainnya sulit dihadapi lawan. Pernyataan itu memperkuat gambaran bahwa transfer tersebut memang sempat berada di jalur serius.
Meski begitu, Mane justru menorehkan kisah paling cemerlang bersama Liverpool. Selama enam musim di Anfield, ia ikut membawa klub itu meraih gelar Liga Inggris dan Liga Champions.
Catatan besar setelah Liverpool
Setelah meninggalkan Liverpool, Mane sempat bermain untuk Bayern Munchen sebelum melanjutkan karier ke Al-Nassr. Dalam tiga musim terakhir bersama klub Arab Saudi itu, ia mencatat 51 gol dari 129 penampilan di semua kompetisi.
Produktivitas tersebut menunjukkan bahwa Mane masih menjaga level permainannya. Meski fokus utamanya sekarang ada pada Piala Dunia 2026 bersama Senegal, namanya tetap menjadi salah satu yang paling menarik untuk dipantau jika wacana kembali ke Liga Inggris benar-benar muncul lagi.
