Mangalyaan menunjukkan bahwa misi menuju Mars tidak selalu membutuhkan anggaran miliaran dolar. Wahana India itu menelan biaya sekitar US$73–74 juta, tetapi tetap beroperasi di orbit Planet Merah hampir delapan tahun.
Masa kerja tersebut jauh melampaui proyeksi awal yang hanya enam hingga sepuluh bulan. Ketahanan operasional ini memperbesar nilai teknologi dan ilmiah dari Mars Orbiter Mission milik India.
Biaya rendah dengan target teknologi yang besar
Anggaran Mangalyaan tercatat sekitar 450 crore rupee, setara US$73–74 juta pada kurs saat itu. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah misi Mars dari negara Barat yang dapat membutuhkan dana hingga miliaran dolar.
Efisiensi anggaran tidak mengurangi tujuan utama misi ini. India menggunakan Mangalyaan untuk menguji kemampuan navigasi presisi, komunikasi ruang angkasa, dan manuver orbital yang rumit dalam perjalanan jarak jauh.
Wahana ini juga membawa lima instrumen ilmiah untuk mengamati Mars dari orbit. Data serta citra yang dikirim ke Bumi membantu pengamatan terhadap permukaan dan kondisi atmosfer Planet Merah.
| Fokus Pengamatan | Tujuan |
|---|---|
| Topografi dan permukaan | Mempelajari bentuk serta karakter permukaan Mars |
| Atmosfer | Mengamati komposisi atmosfer Mars |
| Mineralogi | Mempelajari kandungan mineral di Mars |
| Metana | Mencari informasi mengenai kandungan metana |
Berhasil pada percobaan pertama
Mangalyaan merupakan nama populer untuk Mars Orbiter Mission atau MOM, misi perdana India menuju Mars. Misi ini menjadikan India sebagai negara pertama yang berhasil mencapai Mars pada percobaan pertamanya.
Pencapaian itu juga membuat India menjadi negara Asia pertama yang sukses menempatkan wahana di orbit Mars. Amerika Serikat, bekas Uni Soviet, dan Badan Antariksa Eropa sebelumnya memerlukan lebih dari satu percobaan untuk meraih keberhasilan serupa.
ISRO meluncurkan Mangalyaan pada 5 November 2013 dari Satish Dhawan Space Centre. Roket PSLV-C25 membawa wahana tersebut memulai perjalanan menuju Mars.
| Tahap Misi | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Peluncuran | 5 November 2013 | Diluncurkan dengan roket PSLV-C25 |
| Masuk orbit Mars | 24 September 2014 | Setelah perjalanan sekitar 300 hari |
| Kehilangan komunikasi | April 2022 | Sesudah beroperasi hampir delapan tahun |
Fondasi ambisi antariksa India
Keberhasilan Mangalyaan mengukuhkan ISRO sebagai salah satu pemain penting dalam industri antariksa global. Misi ini memperlihatkan bahwa perencanaan yang cermat, pemanfaatan teknologi, dan ketahanan wahana dapat menghasilkan pencapaian besar dengan biaya kompetitif.
Pengalaman dari misi tersebut kemudian menjadi fondasi bagi langkah antariksa India berikutnya. Salah satu dampaknya terlihat pada Chandrayaan-3 yang berhasil mendarat di kutub selatan Bulan.
Komunikasi dengan Mangalyaan terputus pada April 2022 setelah masa operasi yang jauh melebihi rancangan awal. Namun, wahana ini tetap dikenang sebagai bukti bahwa India dapat mencapai orbit Mars pada upaya pertama dengan anggaran yang relatif rendah.
