Marketplace Kini Lebih Dipercaya AI untuk Jawaban Otomotif, Media Berita Tergeser

Marketplace kini menjadi sumber yang paling sering dirujuk AI saat menjawab pertanyaan otomotif di Indonesia. Pergeseran ini menyalip media berita, yang sebelumnya lebih dominan dalam sitasi jawaban AI.

Temuan tersebut datang dari studi terbaru Maverick Indonesia dan GridOto berjudul AI Citation Sources in Indonesia’s Automotive Industry 2026. Hasilnya memperlihatkan bahwa AI semakin memilih sumber yang dekat dengan proses keputusan pembelian konsumen.

Marketplace Makin Diutamakan AI

Dalam studi itu, porsi sitasi AI ke marketplace naik dari 26% pada 2025 menjadi 31,5% pada 2026. Pada saat yang sama, sitasi ke media berita turun dari 33,8% menjadi 29,7%.

Perubahan ini menunjukkan AI kian mengutamakan informasi yang praktis, relevan, dan siap dipakai saat pengguna membandingkan produk otomotif. Data harga, ulasan produk, spesifikasi, fitur, hingga pengalaman pengguna menjadi jenis informasi yang banyak dicari dalam jawaban AI.

Bagi konsumen, kondisi ini dapat membuat hasil jawaban AI semakin condong ke informasi yang bersifat transaksional dan komparatif. Saat pengguna bertanya soal kendaraan atau produk otomotif lain, sumber yang menyediakan detail untuk pertimbangan membeli tampak lebih mudah dipilih oleh sistem AI.

Sitasi Earned Media Tetap Tinggi

Secara keseluruhan, sitasi AI dari earned media yang mencakup media berita dan platform marketplace justru naik. Angkanya meningkat dari 86,2% pada 2025 menjadi 90,7% pada 2026.

Artinya, earned media masih memegang peran besar dalam ekosistem jawaban AI di industri otomotif. Namun, komposisi di dalamnya berubah karena marketplace mengambil porsi yang lebih besar daripada media berita.

Meski mengalami penurunan, media berita tetap berada pada tingkat sitasi yang besar. Porsinya yang masih mencapai 29,7% menunjukkan bahwa media berita belum kehilangan peran sebagai rujukan penting bagi AI.

Media Sosial Juga Menguat

Selain marketplace, studi itu juga mencatat lonjakan tajam pada media sosial. Peningkatan paling menonjol datang dari YouTube, yang sitasinya naik dari 0,75% menjadi 9,53%.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa konten audiovisual dan ulasan berbasis pengalaman semakin sering dipakai AI dalam menyusun jawaban. Video dinilai memudahkan pengguna memahami demonstrasi produk, perbandingan, dan penjelasan yang lebih kontekstual.

Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa AI tidak hanya mencari informasi faktual, tetapi juga informasi yang aplikatif dan mudah dipahami. Sumber yang mampu menjawab kebutuhan nyata pengguna tampaknya punya peluang lebih besar untuk muncul dalam sitasi AI.

Optimasi Konten Jadi Kunci

Salah satu faktor yang diduga ikut mendorong dominasi marketplace adalah kemampuan mereka mengoptimalkan konten untuk Generative Engine Optimization atau GEO. Dengan pendekatan ini, informasi di platform marketplace menjadi lebih mudah ditemukan dan dirujuk AI.

Keunggulan tersebut memberi posisi yang kuat saat AI merakit jawaban untuk kebutuhan konsumen otomotif. Di sisi lain, media berita cenderung lebih fokus pada pelaporan peristiwa dan informasi aktual, sehingga polanya berbeda dari konten yang dibutuhkan untuk proses perbandingan pembelian.

Pergeseran peta sitasi ini juga menjadi sinyal bagi pelaku industri konten otomotif. Media, marketplace, dan platform sosial kini berada dalam kompetisi yang lebih langsung untuk menjadi sumber utama bagi sistem AI.

Bagi merek dan pelaku industri otomotif, temuan Maverick Indonesia dan GridOto ini menegaskan bahwa visibilitas di mesin pencari saja tidak lagi cukup. Ketersediaan informasi yang lengkap, praktis, mudah dipahami, dan mudah dirujuk AI kini menjadi faktor yang makin menentukan dalam menjangkau konsumen.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer