Marc Marquez dipastikan melewatkan balapan utama MotoGP Prancis setelah retak pada tulang metatarsal kelima kaki kanannya. Cedera itu menjadi pukulan besar bagi Ducati Lenovo Team, terutama karena pembalap asal Spanyol tersebut juga harus absen pada seri MotoGP Catalunya pekan depan.
Kondisi Marquez memburuk setelah kecelakaan keras di sprint race MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans. Saat melaju dengan kecepatan tinggi, ia kehilangan kendali atas motornya dan terjatuh cukup keras.
Dari tayangan ulang, kaki kanan Marquez lebih dulu menghantam aspal sebelum tubuhnya terlempar dari Ducati Desmosedici. Insiden itu langsung membuat situasi balapan berubah bagi sang juara dunia, yang kini harus fokus pada pemulihan.
Absennya Marquez dalam dua seri beruntun tentu menjadi masalah besar bagi Ducati. Tim pabrikan asal Italia itu kehilangan salah satu pembalap utamanya di tengah persaingan klasemen yang masih ketat dan setiap poin terasa sangat berharga.
Operasi bahu kanan dipercepat
Selain cedera di kaki kanan, Marquez juga mengambil langkah lanjutan untuk masalah pada bahu kanannya. Operasi yang semula baru dijadwalkan setelah MotoGP Catalunya kini dipercepat karena kondisinya disebut semakin mengganggu performa dalam beberapa seri terakhir.
Pemeriksaan lanjutan menemukan baut pada ligamen lateral bahu kanan bergeser dan mengenai saraf radial. Gangguan tersebut ikut memengaruhi kestabilan performa Marquez sepanjang musim ini, termasuk beberapa momen saat ia kehilangan keseimbangan dan mengalami crash.
Cedera bahu kanan Marquez bukan hal baru. Pada 2020, ia pernah menjalani operasi besar pada area yang sama dengan pemasangan pelat dan baut.
Sejak itu, proses pemulihannya tidak berjalan mulus. Marquez beberapa kali kembali menjalani tindakan medis lanjutan karena komplikasi yang belum sepenuhnya pulih.
Marquez sendiri mencoba menenangkan situasi dengan menyebut operasi kali ini bukan prosedur besar. Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut hanya untuk mencopot baut yang bermasalah pada bahunya.
Ducati menunggu pemulihan sang juara dunia
Dengan tindakan medis yang disebut relatif ringan, masa pemulihan Marquez diperkirakan tidak akan terlalu lama. Ducati berharap pembalap andalannya itu segera pulih agar tetap bisa bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini.
Meski begitu, hilangnya Marquez dari dua seri beruntun tetap menyita perhatian besar di paddock. Kondisi fisiknya kini berpotensi memengaruhi peta persaingan di papan atas saat musim masih menyisakan pertarungan penting di lintasan.
Le Mans pun kembali menunjukkan betapa besar risiko di MotoGP, bahkan bagi pembalap sekelas Marquez. Dalam satu akhir pekan, ia harus menghadapi dua masalah fisik sekaligus yang membuat agenda balapnya berubah total.
