Masjid Hj Anis Syarifah Dibangun Di Titik Tragedi, Suryo Ungkap Desainnya

Author: Redaksi Android62

Rencana pembangunan Masjid Hj Anis Syarifah di Desa Palihan, Temon, Kulonprogo, mulai menarik perhatian warga setelah desainnya dibagikan oleh bos rokok HS, Muhammad Suryo. Rumah ibadah itu akan berdiri di lokasi yang sebelumnya menjadi tempat kecelakaan maut dan menewaskan istrinya, Anis Syarifah.

Suryo memilih hadir kembali ke titik kejadian untuk memulai pembangunan masjid sebagai wujud janji pribadi kepada almarhumah. Peletakan batu pertama dilakukan di pinggir Jalan Nasional Purworejo-Jogja, tepat di area yang dulu menjadi lokasi tragedi dan juga melukai tiga orang lain.

Momen emosional di hari ulang tahun almarhumah

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung pada momen yang terasa sangat personal bagi Suryo. Kegiatan itu dilaksanakan bertepatan dengan hari ulang tahun mendiang istrinya, sehingga suasana peletakan batu pertama berjalan penuh haru.

Suryo datang lagi ke lokasi sekitar 47 hari setelah kecelakaan terjadi. Di hadapan warga, ia menyampaikan bahwa pembangunan masjid bukan hanya bentuk penghormatan untuk Anis Syarifah, tetapi juga niat agar tempat tersebut memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Masjid ini adalah surat cinta saya untuk almarhumah istri saya,” ucap Suryo dalam momen itu. Kalimat tersebut menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah ini memiliki makna emosional sekaligus sosial.

Kecelakaan yang melatarbelakangi pembangunan

Peristiwa yang terjadi di lokasi itu melibatkan Suryo saat membonceng istrinya. Dalam insiden tersebut, ia bertabrakan dengan warga setempat bernama Abdullah dan putranya, Deva.

Anis Syarifah meninggal di tempat. Sementara itu, Abdullah, Deva, dan satu korban lain mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut.

Setelah kejadian, Suryo tetap menunjukkan perhatian kepada keluarga korban lain. Respons itu kemudian ikut mewarnai penerimaan warga terhadap rencana pembangunan masjid di titik tragedi tersebut.

Nama masjid dan desain yang diungkap

Bangunan yang direncanakan diberi nama Masjid Hj Anis Syarifah, mengikuti nama almarhumah istri Suryo. Penamaan itu juga terasa menonjol karena di area sekitar terdapat Jalan KH Moh Yunus Anis, sehingga unsur nama “Anis” dikenal kuat di kawasan tersebut.

Suryo memperlihatkan rancangan masjid melalui akun Instagram pribadinya, @muhammad.surya.yk. Dari gambar yang diunggah, masjid itu akan dibangun di atas lahan seluas 1.500 meter persegi dengan perpaduan gaya modern dan unsur tradisional.

Beberapa ciri desain yang tampak antara lain:

  1. Atap memakai model limasan.
  2. Fasad dibuat melengkung dengan tampilan kontemporer.
  3. Terdapat menara yang menjulang di sisi bangunan.
  4. Puncak menara dihiasi lafadz Allah.

Kombinasi tersebut memberi kesan sederhana, namun tetap kuat secara visual dan religius. Desainnya juga dinilai sesuai untuk masjid lingkungan yang terbuka bagi warga sekitar.

Akan diwakafkan untuk masyarakat

Suryo menegaskan bahwa Masjid Hj Anis Syarifah tidak disiapkan sebagai bangunan privat. Rumah ibadah itu akan diwakafkan agar dapat digunakan masyarakat umum untuk salat, pengajian, dan kegiatan keagamaan lain.

“Saya ingin masjid ini bermanfaat untuk banyak orang,” kata Suryo. Ia juga menyebut warga Desa Palihan serta keluarga Abdullah sebagai bagian dari keluarganya setelah peristiwa kecelakaan tersebut.

Lurah Palihan, Kaliso, mengatakan warga memang sudah lama membutuhkan masjid yang lebih layak di lokasi itu karena sebelumnya hanya tersedia surau kecil. Harapan itu kini mulai terjawab seiring dimulainya pembangunan rumah ibadah baru.

Kondisi keluarga korban lain

Dukungan terhadap langkah Suryo juga datang dari Surati Julia Wijayanti, istri Abdullah. Ia menyampaikan bahwa keluarga mereka mendapat perhatian besar sejak kecelakaan, termasuk bantuan biaya pengobatan dan pendidikan anak hingga jenjang sarjana.

Surati mengatakan Abdullah dan Deva saat ini menjalani rawat jalan di rumah. Ia menilai bantuan tersebut sangat meringankan beban keluarga, sekaligus membuat lokasi yang dulu menjadi tempat duka kini berubah menjadi ruang yang akan memberi manfaat bagi banyak orang.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru