Huawei menempatkan MatePad Pro Max sebagai penantang serius di kelas tablet premium berukuran besar. Perangkat 13 inci ini hadir dengan bodi yang sangat ramping, sementara layar PaperMatte-nya langsung menjadi pembeda paling mencolok di antara tablet sekelasnya.
Di atas kertas, ketebalannya hanya 4,7 mm dengan bobot 499 gram. Angka itu membuatnya bahkan lebih tipis daripada iPad Pro yang tercatat 4,9 mm, sesuatu yang cukup jarang ditemui pada tablet besar dengan layar premium.
Bodi tipis tanpa mengorbankan struktur
Huawei tetap mempertahankan bodi metal unibody pada perangkat ini. Untuk membantu pengelolaan panas, perusahaan juga mengandalkan arsitektur internal dengan mainboard yang dipusatkan.
Di bagian yang menerima tekanan tinggi, Huawei menambahkan struktur load-bearing beam. Area kamera, mainboard, dan baterai turut diperkuat dengan baja agar perangkat lebih tahan terhadap tekanan lokal dan tidak mudah berubah bentuk.
Saat digenggam, sisi ramping MatePad Pro Max memang langsung terasa. Tonjolan kameranya masih sedikit menonjol, tetapi keseluruhan desainnya tetap terlihat sangat bersih untuk ukuran tablet 13 inci.
Layar PaperMatte jadi pusat perhatian
Salah satu daya tarik terkuat perangkat ini ada pada panel PaperMatte berukuran 13,2 inci. Layar OLED 3K tersebut membawa tekstur matte dan lapisan anti-glare yang membuat pengalaman penggunaan terasa berbeda, terutama saat dipakai membaca, menggambar, atau menonton.
Huawei menyebut panel ini lebih cerah dan lebih hidup dalam reproduksi warna. Di luar ruangan, tingkat kecerahannya dinilai cukup tinggi, sementara lapisan matte tetap membantu menjaga kejernihan tampilan saat video diputar.
Perusahaan juga memperkecil bezel, termasuk di area kamera depan. Modul kamera depan kini masuk ke bezel 3,5 mm tanpa cutout, sehingga tampilan layar terlihat lebih bersih dan lapang.
Lebih nyaman untuk hiburan dan kreativitas
Untuk menonton, MatePad Pro Max mendapat catatan positif karena tidak menampilkan efek grainy saat video diputar. Peningkatan ini terasa penting, terutama bagi pengguna yang sensitif terhadap kualitas panel pada tablet premium.
Bagi pengguna yang suka menggambar, permukaan PaperMatte memberi rasa pakai yang lebih nyaman. Huawei juga menawarkan paket dengan stylus yang bisa terintegrasi ke aksesori keyboard, dan kombinasi tersebut disebut lebih enak untuk menggambar dibanding iPad Pro.
Baterai besar tetap masuk ke bodi tipis
Meski bentuknya sangat ramping, tablet ini tetap dibekali baterai 10.400mAh. Huawei menggunakan baterai silikon dan mengklaim daya tahannya cukup untuk streaming video lebih dari 14 jam dalam sekali isi ulang.
Kapasitas sebesar ini membuat MatePad Pro Max tidak hanya menarik dari sisi desain. Untuk pemakaian harian, baterainya memberi ruang besar untuk menonton serial panjang atau bekerja lebih lama tanpa sering mencari charger.
Aksesori dan performa ikut dipersiapkan
Huawei juga menyiapkan Glide keyboard sebagai pasangan tablet ini. Aksesori tersebut dinilai cukup baik dan lebih ringan dibanding Magic Keyboard, meski tidak memakai desain floating hinge seperti milik Apple.
Dari sisi tenaga, Huawei hanya menyebut MatePad Pro Max 20 persen lebih cepat dari pendahulunya. Perusahaan juga menghadirkan sistem manajemen termal baru yang disebut mirip notebook gaming kelas atas.
Pengujian awal dilakukan saat tablet masih memakai software beta, sehingga performa perangkat kerasnya belum bisa dinilai secara penuh. Namun, sejauh ini belum terlihat tanda-tanda masalah pada penggunaan harian dasar.
Siap masuk pasar global
MatePad Pro Max dijadwalkan meluncur global dalam beberapa pekan ke depan. Tablet ini jelas menyasar pengguna yang mencari layar OLED premium berukuran besar, bodi sangat tipis, dan pengalaman stylus yang kuat.
Ada satu catatan yang tetap perlu diperhatikan, yaitu absennya Google services secara bawaan. Meski begitu, Play Store disebut masih bisa dipasang dengan mudah, sehingga hambatan tersebut tidak lagi sebesar dulu bagi banyak pengguna.
