Kylian Mbappe mengunci Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dengan koleksi 10 gol, dua gol lebih banyak daripada Lionel Messi. Pencapaian itu membuat penyerang Prancis tersebut menjadi pemain pertama yang memenangi penghargaan pencetak gol terbanyak pada dua edisi Piala Dunia.
Messi menutup turnamen dengan delapan gol dan dua assist, tetapi tidak mampu menambah catatannya pada laga final. Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey, sehingga peluang Messi mengejar Mbappe juga berakhir.
Keunggulan Mbappe sudah tidak dapat dikejar sebelum final dimainkan karena jaraknya mencapai dua gol. Messi setidaknya membutuhkan gol untuk menjaga persaingan, sementara Argentina harus memecah pertahanan Spanyol lebih dahulu.
Daftar pencetak gol Piala Dunia 2026
| Pemain | Negara | Gol | Catatan |
|---|---|---|---|
| Kylian Mbappe | Prancis | 10 | Pemenang Sepatu Emas |
| Lionel Messi | Argentina | 8 | 2 assist |
| Erling Haaland | Norwegia | 7 | – |
| Jude Bellingham | Inggris | 7 | – |
| Harry Kane | Inggris | 6 | – |
| Ousmane Dembele | Prancis | 6 | – |
Menurut ESPN, Mbappe menambah dua gol saat Prancis menghadapi Inggris dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Inggris memang memenangi laga tersebut dengan skor 6-4, tetapi dua gol Mbappe cukup mengantarkannya ke angka 10.
Catatan itu menempatkan Mbappe di atas Haaland dan Bellingham yang sama-sama mengemas tujuh gol. Kane serta Dembele menyusul dengan enam gol sepanjang kompetisi.
Final tanpa ruang bagi Messi
Argentina gagal mencetak gol sepanjang 120 menit pertandingan final melawan Spanyol. Ferran Torres menjadi pembeda melalui gol pada menit ke-106 ketika laga sudah memasuki babak tambahan waktu.
Messi hanya mencatatkan 54 sentuhan bola pada partai penentuan tersebut. Hampir separuh sentuhannya terjadi di babak tambahan waktu, saat Argentina meningkatkan upaya untuk mengejar ketertinggalan.
Situasi juara bertahan semakin berat setelah Enzo Fernandez mendapat kartu merah pada masa injury time. Argentina harus menyelesaikan sisa pertandingan dengan 10 pemain setelah gol Torres tercipta.
Rekor tetap bertambah
Meski pulang tanpa trofi dan Sepatu Emas, perjalanan Messi di Piala Dunia 2026 tetap menghasilkan sejumlah catatan penting. Ia menjadi pemain kedua yang tampil dalam tiga final Piala Dunia, menyamai rekor legenda Brasil, Cafu.
Turnamen di Amerika Utara juga menjadi Piala Dunia keenam dalam karier Messi. Ia telah mencatat 34 penampilan di turnamen tersebut, sementara jumlah penampilan internasionalnya melampaui 200 pertandingan.
Bangkok Post menilai turnamen itu sempat tampak sebagai panggung perpisahan yang ideal bagi Messi setelah ia mencetak hattrick ke gawang Aljazair. Messi juga berperan besar ketika Argentina menyingkirkan Inggris secara dramatis pada semifinal.
Namun, perjalanan Argentina berhenti satu langkah sebelum mempertahankan gelar Piala Dunia. Mbappe membawa pulang Sepatu Emas, sedangkan Messi meninggalkan turnamen dengan delapan gol dan penampilan pada final ketiganya.
