Kylian Mbappe dan Lamine Yamal kembali berada di jalur yang sama saat Prancis dan Spanyol bentrok di semifinal Piala Dunia 2026. Laga di Stadion Dallas, Rabu (15/7) dini hari WIB, tidak hanya memperebutkan tiket final, tetapi juga membawa rivalitas yang sudah berulang kali menguji keduanya di level klub maupun tim nasional.
Menariknya, catatan pertemuan mereka justru memperlihatkan pola yang kontras. Yamal lebih sering berada di pihak pemenang, sementara Mbappe masih unggul dalam jumlah gol pribadi saat keduanya saling berhadapan.
Catatan duel yang mulai timpang
Dalam 10 pertemuan di lapangan, tim yang diperkuat Yamal meraih 8 kemenangan dan Mbappe hanya 2. Namun Mbappe tetap lebih produktif secara individu dengan 9 gol, sedangkan Yamal mencatat 6 gol dalam duel yang sama.
| Aspek | Mbappe | Yamal |
|---|---|---|
| Pertemuan | 10 kali | 10 kali |
| Kemenangan tim | 2 | 8 |
| Gol individu saat bertemu | 9 gol | 6 gol |
Semifinal yang pernah panas di tim nasional
Di panggung internasional, mereka sudah dua kali bertemu di semifinal. Pada Euro 2024, Spanyol menyingkirkan Prancis 2-1 di Muenchen lewat gol indah Yamal.
Setahun kemudian, duel itu kembali terjadi di semifinal UEFA Nations League di Stuttgart. Spanyol menang 5-4 dalam laga sembilan gol, dengan Yamal mencetak brace dan Mbappe menyumbang satu gol.
Rivalitas klub yang ikut membesar
Menurut situs resmi FIFA, pertemuan pertama mereka terjadi pada 10 April 2024 di Parc des Princes, pada leg pertama perempat final Liga Champions. Barcelona saat itu menang 3-2 atas PSG, sebelum Mbappe membalas pada leg kedua dengan dua gol untuk membawa PSG menang 4-1 dan lolos ke semifinal.
Situasinya berubah semakin tajam setelah Mbappe pindah ke Real Madrid pada Juni 2024. Sejak itu, keduanya sudah enam kali saling berhadapan dalam laga El Clasico, dan hasilnya kembali lebih banyak memihak Barcelona.
Barcelona masih sering menekan Madrid
Di ajang domestik, Yamal dan Barcelona menjuarai dua final Supercopa de Espana di Jeddah. Barcelona menang 5-2 pada 2025 dan kembali unggul 3-2 pada 2026 di partai puncak tersebut.
Pada final Copa del Rey 2025, Mbappe sempat mencetak gol tendangan bebas, tetapi Madrid tetap kalah 3-2 lewat babak perpanjangan waktu. Di La Liga, Mbappe sudah tiga kali menghadapi Barcelona, dengan hasil yang sempat sangat berat sebelum akhirnya merasakan kemenangan tipis pada Oktober 2025.
| Laga | Hasil | Catatan Utama |
|---|---|---|
| Supercopa de Espana 2025 | Barcelona 5-2 Madrid | Final format gugur |
| Supercopa de Espana 2026 | Barcelona 3-2 Madrid | Final format gugur |
| Copa del Rey 2025 | Barcelona 3-2 Madrid | Perpanjangan waktu |
| La Liga, El Clasico pertama Mbappe | Madrid kalah 4-0 | Mbappe kalah telak |
| La Liga, laga berikutnya | Madrid kalah 4-3 | Mbappe hat-trick, Yamal ikut mencetak gol |
| La Liga, Oktober 2025 | Madrid menang 2-1 | Kemenangan pertama Mbappe atas Barcelona di La Liga |
Momen itu menjadi satu-satunya kemenangan penting Mbappe atas Barcelona dalam rangkaian duel panjang mereka di liga. Sebelumnya, ia sempat kalah 4-0 pada El Clasico pertamanya dan kemudian menjalani laga dramatis saat Madrid tumbang 4-3 meski ia mencetak hat-trick dan Yamal ikut mencetak gol.
Beban berbeda menjelang semifinal
Di atas kertas, Yamal datang dengan catatan yang tidak buruk meski baru mencetak satu gol di turnamen ini. Gol itu lahir saat melawan Arab Saudi di fase grup, sementara ia menegaskan tidak frustrasi dengan jumlah golnya.
“Tidak mencetak banyak gol sama sekali tidak membuat saya frustrasi,” kata Yamal usai menyingkirkan Belgia di perempat final. Ia juga menegaskan bahwa trofi Euro 2024 dengan satu gol membuatnya tidak terlalu memikirkan statistik pribadi selama tim terus melaju.
Mbappe membawa modal berbeda setelah pernah menjuarai Piala Dunia pada usia 19 tahun di Rusia 2018. Di sisi lain, Yamal masih mengejar mimpi besar untuk mengawinkan gelar Euro dan Piala Dunia di turnamen debutnya.
Dengan riwayat pertemuan yang sudah panjang dan hasil yang tidak seimbang, semifinal ini kembali menjadi ujian besar bagi dua bintang yang sama-sama berada di pusat sorotan. Prancis dan Spanyol kini membawa lebih dari sekadar tiket final, karena laga ini juga bisa menambah lapisan baru dalam rivalitas Mbappe dan Yamal.
