Prototipe Mercedes-AMG C-Class Electric kembali menarik perhatian setelah tertangkap menjalani uji jalan di Pegunungan Alpen. Yang paling menyita sorotan bukan lagi sekadar bentuk bodinya, melainkan rumor tenaga yang disebut bisa mencapai sekitar 789 hp atau 588 kW.
Jika angka itu benar, sedan listrik ini berpotensi masuk ke jajaran mobil performa tinggi yang paling serius di kelasnya. Kehadirannya juga menandakan bahwa pengembangan model listrik AMG untuk lini C-Class sudah bergerak ke tahap yang lebih matang.
Petunjuk yang menegaskan identitas AMG
Secara tampilan, prototipe ini masih sangat dekat dengan C-Class Electric standar yang diperkenalkan pada April lalu. Namun, beberapa detail eksterior menunjukkan bahwa unit ini bukan versi biasa.
| Detail yang Terlihat | Petunjuk | Arti untuk Model |
|---|---|---|
| Grille Panamericana tertutup | Khas AMG | Menegaskan identitas performa tinggi |
| Cakram rem berventilasi besar dan kaliper emas | Sistem pengereman berperforma tinggi | Disiapkan untuk output besar |
| Spoiler aktif di buritan | Dukungan aerodinamika | Membantu stabilitas saat melaju cepat |
Bagian depan memakai grille Panamericana khas AMG yang dibuat tertutup penuh, menyesuaikan karakter kendaraan listrik modern. Bumper depannya juga terlihat mengadopsi bahasa desain yang mirip varian AMG Line.
Di sisi samping, kesan performa tinggi semakin kuat berkat penggunaan velg ringan dan sistem pengereman berperforma tinggi. Cakram rem berventilasi berukuran besar terlihat jelas, sementara kaliper rem berwarna emas menjadi petunjuk tambahan bahwa mobil ini disiapkan untuk kerja keras di kecepatan tinggi.
Bagian belakang menegaskan bahwa mobil ini adalah kendaraan listrik murni karena tidak ada knalpot. Sebagai gantinya, Mercedes menyematkan spoiler aktif yang diduga membantu aerodinamika sekaligus menjaga stabilitas saat mobil melaju kencang.
Rumor tiga motor listrik dan tenaga besar
Mercedes masih menutup rapat spesifikasi resmi model ini. Meski begitu, rumor yang beredar menyebut C-Class Electric versi AMG berpotensi menggunakan konfigurasi tiga motor listrik.
Dari konfigurasi tersebut, tenaga yang disebut-sebut bisa mencapai sekitar 789 hp atau setara 588 kW. Bila angka itu benar pada versi produksi, model ini akan menjadi salah satu sedan listrik paling menonjol di kelasnya.
Rumor itu terasa masuk akal jika melihat detail mobil uji yang sudah memamerkan perangkat rem besar dan elemen bodi khusus. Semua petunjuk tersebut mengarah pada satu hal, yakni kesiapan untuk output yang jauh di atas versi standar.
Kabin masih disembunyikan, tetapi arah pengembangannya mulai terbaca
Interior prototipe ini belum diperlihatkan. Namun, mobil ini diperkirakan akan membawa kabin minimalis dengan teknologi terbaru yang kini menjadi ciri kuat lini listrik Mercedes.
Salah satu kemungkinan adalah hadirnya MBUX Superscreen, yang disebut terdiri dari panel instrumen digital 10,3 inci, layar infotainment 14 inci, dan layar penumpang 14 inci. Mercedes juga disebut berpotensi menawarkan MBUX Hyperscreen berukuran 39,1 inci.
Layar besar yang membentang di dasbor itu akan memperkuat kesan futuristis sekaligus premium di dalam kabin. Fitur lain yang diperkirakan hadir mencakup pengisi daya smartphone nirkabel ganda, atap kaca panorama dengan pencahayaan, serta sistem audio Burmester 3D dan 4D.
Kisi-kisi speaker berbahan baja tahan karat juga disebut masuk dalam daftar detail premium yang mungkin dibawa model ini. Sebagai model AMG, setir sport AMG dan jok sport hampir pasti akan menjadi bagian penting untuk menegaskan karakter performa tinggi.
Langkah penting Mercedes di era elektrifikasi performa
Jika benar hadir dengan tenaga mendekati 789 hp, model ini akan menjadi pernyataan penting bagi strategi EV performa Mercedes. Kehadirannya mempertegas ambisi pabrikan itu dalam menghadirkan mobil listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga agresif.
C-Class Electric AMG juga menarik karena membawa formula sedan sport ke era elektrifikasi dalam ukuran yang dekat dengan pasar inti Mercedes. Dengan begitu, AMG punya ruang lebih luas untuk memperluas identitasnya di luar model bermesin konvensional.
Debut global Mercedes-AMG C-Class Electric diperkirakan berlangsung sebelum akhir tahun ini. Sampai pengumuman resmi datang, prototipe yang tertangkap uji jalan di Alpen menjadi petunjuk paling jelas bahwa salah satu sedan listrik performa tinggi yang paling dinantikan sedang mendekati panggung peluncuran.







