Mercedes-Benz Gandeng Samsung SDI untuk SUV dan Coupe Listrik Baru, Andalkan Baterai NCM

Author: Redaksi Android62

Mercedes-Benz memperkuat langkah elektrifikasinya dengan memilih Samsung SDI sebagai pemasok baterai untuk model kendaraan listrik generasi berikutnya. Kerja sama ini menjadi kontrak baterai kendaraan listrik pertama antara kedua perusahaan dan langsung diarahkan untuk menopang pengembangan SUV serta coupe listrik baru.

Baterai yang disepakati adalah jenis nikel-kobalt-manganese atau NCM. Samsung SDI akan memasok baterai berperforma tinggi tersebut dalam kerja sama multi-tahun yang menempatkan jarak tempuh, daya tahan, dan keselamatan sebagai kebutuhan utama pada mobil premium.

Fokus pada SUV dan coupe listrik

Baterai NCM dari Samsung SDI akan digunakan pada lini kendaraan listrik Mercedes-Benz generasi berikutnya, terutama SUV dan coupe. Pilihan ini menunjukkan bahwa Mercedes-Benz tetap menaruh perhatian besar pada dua segmen yang identik dengan desain kuat, performa, dan karakter mewah.

Untuk kendaraan listrik berukuran besar atau yang berada di kelas atas, kepadatan energi menjadi salah satu faktor penting. Samsung SDI menilai teknologi baterainya memiliki keunggulan itu, sehingga dapat mendukung perjalanan lebih jauh dalam sekali pengisian daya.

Selain itu, baterai tersebut juga dirancang untuk masa pakai yang lebih panjang. Di segmen premium, aspek ini menjadi nilai tambah karena pengguna membutuhkan komponen yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga tahan lama dan stabil.

Pertemuan di Seoul menandai babak baru

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Acara itu dihadiri CEO Samsung SDI Choi Joo-Sun dan CEO Mercedes-Benz Ola Kallenius, yang menunjukkan bahwa kesepakatan ini dianggap penting bagi kedua belah pihak.

Bagi Mercedes-Benz, langkah ini bukan sekadar memastikan pasokan komponen untuk mobil listrik. Kesepakatan tersebut juga memperlihatkan pergeseran hubungan dengan Samsung SDI ke arah kemitraan teknologi yang lebih strategis.

Dengan model kerja sama seperti ini, Samsung SDI tidak hanya berperan sebagai pemasok. Perusahaan baterai asal Korea Selatan itu juga masuk lebih dalam ke pengembangan teknologi kendaraan listrik masa depan bersama pabrikan mobil mewah asal Jerman tersebut.

Arah kerja sama meluas ke pengembangan bersama

Selain kontrak pasokan, kedua perusahaan juga sepakat mengembangkan baterai generasi berikutnya secara bersama. Langkah ini menegaskan bahwa kerja sama keduanya tidak berhenti pada urusan pengiriman komponen semata.

Keterlibatan bersama dalam pengembangan baterai memberi sinyal bahwa Mercedes-Benz ingin mempercepat kesiapan teknologi untuk model-model mendatang. Di sisi lain, Samsung SDI mendapatkan peluang untuk memperkuat posisinya dalam rantai pasok kendaraan listrik premium.

Kerja sama ini juga disebut mencakup area e-mobility lain, meski rincian teknisnya belum dijelaskan. Namun, arah kolaborasi yang diumumkan sudah cukup menunjukkan bahwa baterai menjadi elemen inti dalam strategi elektrifikasi kedua perusahaan.

Mercedes-Benz tetap menjaga banyak pemasok

Meski sudah menandatangani kontrak penting dengan Samsung SDI, Mercedes-Benz tidak sepenuhnya bergantung pada satu mitra. Menurut Yonhap News Agency yang dikutip dalam artikel referensi, Mercedes-Benz juga bertemu produsen baterai kendaraan listrik lain berbasis di Korea Selatan, termasuk LG Energy Solution.

Pendekatan semacam ini umum di industri otomotif listrik. Produsen mobil biasanya memakai lebih dari satu pemasok untuk menjaga ketahanan rantai pasok sekaligus menyesuaikan teknologi baterai dengan kebutuhan model yang berbeda.

Hubungan Mercedes-Benz dengan LG juga bukan hal baru. Referensi menyebut keduanya sebelumnya sudah bekerja sama dalam bisnis layar dan baterai, sementara pada Oktober 2025 LG Energy Solution dilaporkan telah menyetujui pengiriman paket baterai lithium iron phosphate atau LFP ke Jerman.

Posisi penting Samsung SDI di pasar global

Masuknya Samsung SDI ke program kendaraan listrik Mercedes-Benz memberi nilai strategis tersendiri. Kemitraan dengan merek premium asal Jerman itu memperkuat reputasi Samsung SDI di tengah persaingan ketat pemasok baterai dunia.

Bagi Mercedes-Benz, baterai NCM memberi dukungan pada kendaraan yang menuntut jangkauan lebih jauh, umur pakai panjang, dan standar keselamatan tinggi. Kombinasi itu penting untuk SUV dan coupe listrik yang diposisikan di segmen kelas atas.

Kesepakatan yang diumumkan di Seoul juga menegaskan peran Korea Selatan sebagai salah satu pusat penting dalam ekosistem baterai kendaraan listrik dunia, terutama saat produsen mobil dan pemasok baterai sama-sama mengejar kebutuhan teknologi untuk model premium berikutnya.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru