Dengan harga 8.680 Yuan atau sekitar Rp 22,5 jutaan, Suzuki Cool Biao 150 datang membawa paket yang sengaja dibuat sederhana. Motor ini tidak mengejar kemewahan fitur, melainkan menawarkan tampilan klasik, mesin 149cc, dan karakter berkendara santai yang terasa dekat dengan motor jadul.
Di pasar Tiongkok, langkah Suzuki ini langsung menonjol karena hadir di tengah tren motor baru yang makin padat perangkat elektronik. Cool Biao 150 justru memilih arah berlawanan, dengan pendekatan minimalis yang terasa jelas dari desain, perlengkapan, hingga mesin yang digunakan.
Nuansa retro dari depan sampai belakang
Suzuki membangun Cool Biao 150 dengan bahasa desain yang kuat ke arah klasik. Lampu depan dibuat bulat, tangki memakai model teardrop, sementara panel instrumen juga berbentuk bulat untuk menjaga kesan lawas.
Kesan retro itu ikut diperkuat oleh jok dengan jahitan horizontal. Di bagian belakang, knalpot tampil memanjang dengan cover chrome, sedangkan spion dibuat serasi agar tampilan motor tetap sederhana dan tidak kehilangan karakter klasiknya.
Mesin 149cc yang diarahkan untuk pemakaian santai
Di balik tampilan vintage tersebut, Suzuki menempatkan mesin silinder tunggal 149cc berpendingin udara. Mesin ini diklaim menghasilkan tenaga 11,2 hp dan torsi 10,5 Nm.
Karakter itu membuat Cool Biao 150 lebih cocok dipakai harian dengan ritme yang tenang. Mesin yang digunakan juga disebut sama seperti pada model EN150-A, yang dikenal minim perawatan dan irit bahan bakar.
Fitur dibuat seperlunya
Salah satu hal yang paling mudah terlihat dari motor ini adalah minimnya fitur elektronik. Suzuki tidak membekali Cool Biao 150 dengan perangkat canggih, sehingga fokusnya tetap pada fungsi dasar.
Perlengkapan standarnya juga dibuat sederhana. Motor ini memakai lampu halogen, speedometer dual analog jarum, rem depan cakram, dan rem belakang tromol.
Kaki-kaki tetap menjaga karakter klasik
Untuk urusan penopang, Suzuki memasang suspensi depan teleskopik yang ditutup cover dan suspensi belakang ganda. Susunan ini membuat tampilan motor terlihat rapi sekaligus tetap selaras dengan gaya retro yang diusung.
Velgnya menggunakan model alloy palang 5. Menariknya, ban belakang memakai model dual-purpose yang memberi ruang pemakaian untuk off-road ringan.
Efisien dan ramah banyak pengendara
Suzuki mengklaim konsumsi BBM Cool Biao 150 mencapai 58,8 km/liter. Dengan tangki 10 liter, motor ini disebut bisa menempuh jarak hingga 500 kilometer saat tangki terisi penuh.
Selain efisien, motor ini juga dibuat cukup bersahabat saat dinaiki. Tinggi joknya hanya 760 mm, sehingga posisi duduknya terasa lebih mudah dijangkau oleh banyak pengendara.
Arah pasar yang jelas untuk pencinta motor klasik
Cool Biao 150 tampak diarahkan untuk pembeli yang mencari motor retro dengan mekanik sederhana. Karakternya bahkan disebut cocok disandingkan dengan Kawasaki W175 dari sisi konsep.
Dengan harga 8.680 Yuan atau sekitar Rp 22,5 jutaan, Suzuki menawarkan kombinasi desain klasik, mesin 149cc, konsumsi BBM irit, dan fitur yang tidak berlebihan. Model ini menjadi salah satu opsi baru bagi pasar yang menginginkan motor bergaya jadul tanpa biaya masuk yang terlalu tinggi.
