KTM memilih jalur yang tidak biasa dengan membawa mesin 349,32 cc ke KTM 390 Duke dan KTM 390 Adventure. Langkah ini ditempuh agar kedua model masuk ke bracket pajak GST 18% di India, sehingga beban pajak bisa lebih ringan dan harga jual berpeluang lebih kompetitif.
Strategi tersebut membuat KTM tidak hanya bermain di sisi teknis, tetapi juga di ranah harga pasar. Di saat yang sama, KTM tetap menyiapkan varian 399cc sebagai opsi “R” atau model premium bagi konsumen yang masih menginginkan performa lebih tinggi dan perlengkapan yang lebih lengkap.
Mesin lebih kecil, tujuan lebih besar
Perubahan kapasitas ini tidak berarti KTM meninggalkan karakter sporty yang selama ini melekat pada lini Duke dan Adventure. Mesin baru tetap memakai konfigurasi satu silinder dengan bore x stroke 89 mm x 56,15 mm, sehingga arah pengembangannya masih sejalan dengan DNA merek tersebut.
Dari sisi tenaga, mesin 349,32 cc ini menghasilkan 41 dk pada 8.600 rpm dan torsi puncak 33,5 Nm pada 7.000 rpm. Angka itu memang berada sedikit di bawah mesin 399cc sebelumnya, tetapi KTM disebut tetap mengoptimalkan penyaluran tenaga agar motor tetap terasa agresif untuk pemakaian harian.
Masuknya model ke kategori pajak yang lebih ringan menjadi inti dari strategi ini. Di India, struktur GST dapat membuat motor dengan kapasitas tertentu terkena beban pajak lebih tinggi, yang pada akhirnya ikut mendorong harga jual.
Dengan berada di bracket 18%, KTM berupaya menekan beban pajak dan distribusi. Efeknya, KTM 390 Adventure dan KTM 390 Duke versi terbaru diperkirakan lebih mudah dijangkau dibandingkan rival di kelas yang sama.
Varian 399cc tetap disediakan
Kehadiran versi 350cc tidak menghapus pilihan bagi konsumen yang mengejar performa lebih tinggi. KTM tetap mempertahankan mesin 399cc sebagai alternatif untuk mereka yang menginginkan tenaga dan teknologi tanpa kompromi.
Pendekatan ini memberi KTM dua sasaran pasar sekaligus. Satu sisi menyasar pembeli yang lebih sensitif terhadap harga, sementara sisi lain tetap melayani pengguna yang mencari spesifikasi paling lengkap.
Di pasar motor kelas menengah yang persaingannya ketat, strategi tersebut bisa menjadi pembeda penting. Kombinasi antara kapasitas mesin yang lebih efisien dan opsi premium yang tetap tersedia membuat KTM punya ruang gerak yang lebih luas.
390 Adventure 350cc tetap diposisikan serius
Untuk KTM 390 Adventure versi 350cc, pabrikan tetap mempertahankan paket kaki-kaki yang tergolong lengkap. Suspensi depan memiliki travel 200 mm, suspensi belakang 205 mm, dan ground clearance mencapai 228 mm.
Motor ini juga memakai pelek tubeless spoke berukuran 19 inci di depan dan 17 inci di belakang. Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa fokus utamanya masih pada kemampuan menghadapi berbagai kondisi jalan tanpa kehilangan karakter petualang.
Spesifikasi itu membuat 390 Adventure tetap relevan untuk touring maupun jalur tanah ringan. Penyesuaian mesin tampaknya lebih ditujukan untuk menjaga daya saing harga daripada mengubah identitas dasarnya.
Fitur penting tidak dipangkas
Walau kapasitas mesin turun demi alasan pajak, KTM tidak memangkas perlengkapan utama pada model ini. Konsol instrumen 5 inci TFT, Ride-by-Wire, berbagai Riding Modes, dan Traction Control tetap hadir.
Dari sisi keselamatan, motor ini masih dibekali Cornering ABS dan Switchable ABS. Fitur Switchable ABS memungkinkan ABS roda belakang dimatikan saat pengendara melewati medan tanah.
Untuk kenyamanan penggunaan, KTM juga menambahkan Slipper Clutch dan Quickshifter+. Kehadiran dua fitur itu membantu perpindahan gigi terasa lebih halus dan praktis saat kondisi jalan berubah-ubah.
Selain itu, tersedia USB charger dan suspensi adjustable yang menambah fungsi untuk pemakaian harian maupun touring. Dengan tinggi jok 825 mm dan bobot kosong 181 kg, motor ini tetap menawarkan posisi berkendara yang tergolong ergonomis.
Langkah KTM menunjukkan bahwa regulasi pajak bisa ikut memengaruhi arah pengembangan produk otomotif. Dengan memanfaatkan celah GST 18%, KTM berusaha menjaga harga tetap kompetitif tanpa mengorbankan fitur penting, sementara varian 399cc tetap disiapkan untuk pengendara yang masih mengejar performa lebih tinggi.
