Mesir menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Belgia pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium. Emam Ashour menjadi pembeda lewat gol keras dari luar kotak penalti yang membuat Thibaut Courtois tak mampu menahan bola.
Gol itu tercipta pada menit ke-19 dan menjadi gol pertama Ashour bersama tim nasional Mesir. Momen tersebut juga hadir pada penampilan internasional ke-30 sang gelandang, sehingga memberi nilai emosional tersendiri bagi The Pharaohs.
Belgia Lebih Banyak Menguasai Bola
Meski tertinggal, Belgia tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan catatan 57 persen. Tim asuhan Rudi Garcia juga melepaskan enam tembakan, tetapi tidak satu pun mengarah ke gawang.
Di sisi lain, Mesir bermain lebih efisien dengan organisasi pertahanan yang rapat dan serangan balik yang terukur. Dua percobaan tembakan yang dilepaskan Mohamed Salah dan rekan-rekannya semuanya tepat sasaran, termasuk sepakan Ashour yang mengubah papan skor.
Pertahanan Mesir Tahan Tekanan
Belgia berulang kali berusaha menembus blok rendah Mesir melalui serangan cepat dan kombinasi di sisi sayap. Jérémy Doku, Kevin De Bruyne, dan Leandro Trossard terus mencari ruang, tetapi lini belakang Mesir tetap disiplin sepanjang babak pertama.
Pola permainan itu membuat Belgia kesulitan mengubah dominasi menjadi peluang bersih. Mesir memilih sabar, menjaga jarak antarlini, lalu memanfaatkan celah yang muncul saat lawan terlalu maju.
Susunan Pemain
Belgia menurunkan Thibaut Courtois; Thomas Meunier, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Timothy Castagne; Amadou Onana, Youri Tielemans; Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jérémy Doku; Charles De Ketelaere.
Mesir memainkan Mostafa Ahmed Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Hamdi Fathi; Mostafa Ziko, Mohanad Lasheen, Marwan Ateya, Ahmed Abou El Fotouh; Emam Ashour; Mohamed Salah, Omar Marmoush.
Hingga turun minum, Belgia belum berhasil menembus pertahanan Mesir yang tampil solid. Keunggulan 1-0 tetap bertahan berkat efektivitas penyelesaian akhir Mesir dan gol penting Ashour yang lahir saat tekanan Belgia sedang tinggi.
Source: www.medcom.id






