Messi Hanya Butuh 2 Kontribusi Gol untuk Pecahkan Rekor Besar Piala Dunia

Lionel Messi memasuki final Piala Dunia 2026 dengan peluang memecahkan catatan kontribusi gol dalam satu edisi turnamen. Kapten Argentina telah membuat delapan gol dan empat assist, sehingga hanya terpaut satu kontribusi dari rekor Gerd Muller.

Satu gol atau assist saat melawan Spanyol akan membuat Messi menyamai 13 kontribusi gol Muller pada Piala Dunia 1970. Dua kontribusi tambahan akan menempatkan pemain berusia 39 tahun itu sebagai pemegang rekor baru dalam statistik yang dicatat sejak 1966.

Rekor Kontribusi dan Peluang Gelar

Final di Stadion MetLife juga dapat menentukan pencapaian lain yang berkaitan langsung dengan gelar Argentina. Jika Argentina menang dan Messi mencetak gol, ia akan menjadi pencetak gol terbanyak dari tim juara Piala Dunia.

Delapan gol yang dibuat Messi sejauh ini menyamai catatan Ronaldo ketika Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Tambahan satu gol akan membuatnya melampaui catatan tersebut dalam perjalanan sebuah tim menuju trofi.

TargetCatatan Messi sebelum finalSyarat di final
Kontribusi gol terbanyak satu edisi12 kontribusi, 8 gol dan 4 assist1 untuk menyamai, 2 untuk memecahkan rekor
Gol terbanyak dari tim juara8 gol, setara Ronaldo pada 2002Argentina menang dan Messi mencetak gol
Kapten juara dua kaliPernah memimpin Argentina pada 2022Argentina mengalahkan Spanyol
Juara tertua yang mempertahankan gelarBerusia 39 tahun 25 hari saat finalArgentina memenangi pertandingan

Menurut bola.kompas.com, Muller mengumpulkan 13 kontribusi gol bersama Jerman Barat pada turnamen 1970. Angka itu menjadi patokan utama bagi produktivitas Messi yang sudah mencakup gol dan umpan berbuah gol.

Kemenangan Argentina juga dapat memberi makna khusus bagi status Messi sebagai pemimpin tim. Ia berpeluang menjadi pemain pertama yang dua kali membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia sebagai kapten, setelah mengangkat trofi pada 2022.

Final Ketiga pada Usia 39 Tahun

Argentina dijadwalkan menghadapi Spanyol pada Minggu, 19 Juli 2026, waktu setempat. Laga di Stadion MetLife itu berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.

Apabila dimainkan, Messi akan tampil pada final Piala Dunia ketiganya setelah edisi 2014 dan 2022. Ia akan menyamai Cafu sebagai pemain yang tampil dalam tiga partai final Piala Dunia.

Pada hari pertandingan, Messi berusia 39 tahun 25 hari. Usia itu membuatnya berpeluang menjadi pemain lapangan tertua yang bermain di final Piala Dunia.

Rekor pemain tertua di final secara keseluruhan masih dimiliki kiper Italia, Dino Zoff. Zoff tampil pada final 1982 ketika berusia 40 tahun 133 hari.

Gol di Final Menambah Daftar Sejarah

Messi telah mencetak dua gol pada final Piala Dunia 2022 saat Argentina menghadapi Perancis. Gol ke gawang Spanyol akan membuatnya masuk daftar pemain yang mencetak gol dalam dua final Piala Dunia berbeda.

Daftar itu mencakup Vava, Pele, Paul Breitner, Zinedine Zidane, dan Kylian Mbappe. Jika Messi mencetak dua gol pada final ini, total golnya di partai puncak akan menyamai empat gol milik Mbappe.

Satu gol pada final 2026 juga dapat mengubah rekor usia pencetak gol di laga puncak. Rekor tersebut kini dipegang Nils Liedholm dari Swedia, yang mencetak gol pada final 1958 saat berusia 35 tahun 264 hari.

Peluang lain muncul dari tendangan bebas, karena Messi sudah memiliki dua gol dari situasi itu di Piala Dunia. Satu gol tendangan bebas tambahan akan menjadikannya pemegang rekor gol tendangan bebas terbanyak dalam sejarah turnamen.

Final melawan Spanyol dengan demikian bukan hanya laga penentu gelar bagi Argentina. Bagi Messi, setiap gol, assist, dan menit bermain dapat memperluas catatan pribadinya di panggung Piala Dunia.

Source: bola.kompas.com
Berita Terkait