Indonesia masih menempatkan dua wakil di semifinal Japan Open 2026, dengan peluang final terbuka dari tunggal putri dan ganda putra. Putri Kusuma Wardani serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sama-sama hanya memerlukan satu kemenangan untuk mencapai partai puncak.
Tantangan keduanya tidak ringan karena akan menghadapi lawan tuan rumah di Tokyo Metropolitan Gymnasium. Putri berjumpa Akane Yamaguchi, sedangkan Fajar/Fikri akan melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Dua Sektor, Dua Peluang Final
Putri Kusuma Wardani akan menjadi wakil Indonesia yang bermain lebih dahulu pada Sabtu, 18 Juli 2026. Duel tunggal putri itu dijadwalkan sebagai pertandingan keempat dengan perkiraan mulai pukul 10.30 WIB.
Akane Yamaguchi menjadi rintangan Putri dalam upayanya membawa Indonesia ke final nomor tunggal putri. Bermain di Tokyo, Yamaguchi juga akan mendapat dukungan langsung dari publik tuan rumah.
Setelah laga Putri, perhatian Indonesia beralih ke sektor ganda putra. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dijadwalkan tampil pada pertandingan kesepuluh dengan estimasi waktu bermain pukul 15.30 WIB.
Pasangan Indonesia tersebut akan menghadapi Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Fajar/Fikri merupakan satu-satunya harapan Merah Putih yang tersisa di nomor ganda putra pada fase semifinal.
| Nomor | Wakil Indonesia | Lawan | Jadwal |
|---|---|---|---|
| Tunggal putri | Putri Kusuma Wardani | Akane Yamaguchi | Pertandingan keempat, estimasi 10.30 WIB |
| Ganda putra | Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri | Takuro Hoki/Yugo Kobayashi | Pertandingan kesepuluh, estimasi 15.30 WIB |
Jadwal Berbeda dalam Satu Hari
Kedua pertandingan semifinal wakil Indonesia berlangsung pada hari yang sama. Perbedaan urutan laga membuat Putri bermain pada sesi lebih awal sebelum Fajar/Fikri turun kemudian.
Jadwal yang dimuat detikSport menempatkan laga Putri sebagai pertandingan keempat di lapangan. Pertandingan Fajar/Fikri berada lebih jauh dalam urutan permainan, yakni laga kesepuluh.
Situasi tersebut membuat Indonesia berpeluang mengamankan dua tempat final dari dua nomor berbeda. Namun, kedua wakil harus melewati pasangan atau pemain Jepang yang tampil di hadapan pendukung sendiri.
Menanti Gelar yang Sudah Lama Tak Kembali
Japan Open menjadi ajang yang cukup lama tidak dimenangi oleh wakil Indonesia. Gelar terakhir Indonesia di turnamen ini diraih Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada 2019.
Pada final edisi tersebut, Marcus/Kevin mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Catatan itu menjadi pengingat bahwa Indonesia pernah menempatkan dua pasangan sekaligus di laga perebutan gelar.
Putri membawa peluang dari sektor tunggal putri, sementara Fajar/Fikri mempertahankan kesempatan di ganda putra. Hasil semifinal melawan dua wakil Jepang akan menentukan ada tidaknya wakil Indonesia pada final Japan Open 2026.
Kemenangan Putri akan membuka jalan Indonesia ke final tunggal putri. Sementara itu, keberhasilan Fajar/Fikri akan menjaga peluang Indonesia mengakhiri penantian gelar di turnamen tersebut.
Source: sport.detik.com






