Lionel Messi kembali jadi sorotan setelah meminta diganti saat Inter Miami CF menang 6-4 atas Philadelphia Union di Major League Soccer. Momen itu langsung memicu kekhawatiran, karena kapten Argentina tersebut terlihat memegangi bagian atas paha kirinya di tengah persiapan menuju Piala Dunia FIFA 2026.
Messi tetap memulai laga sebagai starter dan masih memberi kontribusi besar untuk Inter Miami. Pemain berusia 38 tahun itu mencatat dua assist sebelum insiden pada menit ke-70 membuat tim medis dan staf klub memperhatikan kondisinya lebih dekat.
Pergantian itu terjadi tidak lama setelah Messi mengambil tendangan bebas. Setelah menunjukkan ketidaknyamanan, ia kemudian ditarik keluar dan posisinya diisi Mateo Silvetti, sementara pemantauan fisik terus dilakukan seusai pertandingan.
Pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, menilai Messi tampil dalam kondisi sangat lelah setelah pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi. Ia juga menyebut lapangan yang berat ikut memberi pengaruh pada fisik sang kapten Argentina.
“Sejauh yang saya tahu, kami belum memiliki laporan tentang itu, tetapi dia benar-benar kelelahan,” kata Hoyos kepada ESPN. Ia menegaskan keputusan mengganti Messi diambil untuk mencegah risiko yang lebih besar.
Bagi Argentina, situasi ini datang pada waktu yang sensitif. Lionel Scaloni memang belum mengumumkan skuad final, tetapi Messi tetap dipandang sebagai salah satu pemain paling penting dalam rencana tim nasional.
Peran Messi di Argentina masih sangat besar, baik sebagai sumber kreativitas maupun sebagai pemimpin di lapangan. Karena itu, setiap gangguan kebugaran yang dialaminya hampir pasti ikut memengaruhi persiapan tim menuju turnamen besar tersebut.
Argentina dijadwalkan memulai langkah di Grup J dengan menghadapi Aljazair pada 16 Juni mendatang. Jadwal itu membuat kondisi Messi akan terus menjadi perhatian utama sebelum Piala Dunia dimulai.
Untuk sementara, belum ada laporan resmi yang menjelaskan seberapa serius masalah fisik yang dialami Messi. Namun, fakta bahwa ia harus keluar lebih cepat saat pertandingan masih berlangsung sudah cukup membuat Argentina menahan napas.
Messi juga tetap menjadi figur penting bagi Inter Miami, sehingga pemulihan fisiknya punya dampak ganda bagi klub dan tim nasional. Dengan usia 38 tahun dan jadwal kompetitif yang padat, pemantauan kebugarannya kini menjadi hal yang sangat krusial.
Source: www.medcom.id






