Meta Uji Agen AI Untuk Belanja Di Instagram, Reels Dan Postingan Bisa Langsung Diproses

Author: Redaksi Android62

Meta sedang menyiapkan cara baru agar Instagram tidak berhenti di tahap melihat konten, tetapi ikut membantu pengguna menuntaskan belanja. Lewat agen AI bernama Hatch, pengguna disebut bisa memilih produk dari Reels atau postingan, lalu AI yang melanjutkan proses pembelian.

Arah ini menempatkan Instagram sebagai titik uji penting untuk belanja berbasis AI. Pengalaman yang biasanya hanya berakhir di ketertarikan terhadap produk kini diarahkan menuju transaksi yang lebih langsung dan lebih sedikit langkah.

Instagram diarahkan jadi platform yang lebih aktif

Laporan The Information menyebut Hatch dirancang agar aplikasi Meta tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga berorientasi pada tindakan. AI di dalamnya tidak sebatas menjawab pertanyaan atau memberi saran, melainkan ikut menjalankan langkah yang dibutuhkan pengguna.

Dalam konteks Instagram, itu berarti konten visual seperti Reels dan postingan bisa menjadi pintu awal belanja. Setelah pengguna mengetuk produk yang muncul, AI akan membantu membawa prosesnya sampai lebih dekat ke pembelian.

Pendekatan seperti ini berpotensi memangkas hambatan yang sering muncul saat belanja lewat ponsel. Pengguna tidak perlu melewati terlalu banyak tahap untuk mencari, membandingkan, dan menyelesaikan transaksi.

Upaya lama Meta untuk memperkuat belanja di Instagram

Meta memang sudah lama berupaya menjadikan Instagram lebih kuat sebagai platform belanja. Kehadiran agen AI memperlihatkan bahwa perusahaan ingin membuat proses itu terasa lebih praktis dan tidak berhenti pada tampilan produk yang menarik.

Langkah ini juga relevan dengan persaingan yang makin ketat dari TikTok Shop dan aplikasi belanja sosial lain. Pesaing di ruang yang sama sama-sama berusaha menggabungkan konten dan transaksi dalam satu alur yang mulus.

Dengan Hatch, Meta tampaknya ingin membawa pengalaman itu ke tahap berikutnya. Fokusnya bukan hanya memunculkan produk, tetapi juga membantu pengguna sampai ke tujuan akhirnya.

Hatch diarahkan menjadi agen, bukan chatbot biasa

Pendekatan yang dipakai Hatch sejalan dengan tren yang dikenal sebagai agentic AI. Sistem seperti ini berbeda dari chatbot biasa karena dirancang untuk mengambil tindakan, memakai aplikasi, menuntaskan tugas, dan membuat keputusan dengan bantuan manusia yang minim.

Mark Zuckerberg disebut melihat potensi besar pada agen AI. Namun, ia juga menilai sistem yang ada saat ini masih terlalu rumit untuk dipakai pengguna sehari-hari.

Pandangan itu muncul saat teknologi agen AI mulai mendapat perhatian lebih luas. Salah satu contoh yang sempat ramai dibahas adalah OpenClaw, agen AI open-source yang menunjukkan kemampuan AI memakai perangkat lunak seperti manusia.

Kemampuannya mencakup memesan penerbangan, memesan makanan, dan belanja online. Meski menarik, Zuckerberg menilai model seperti itu belum cukup sederhana untuk penggunaan massal.

Tidak hanya terbatas di aplikasi Meta

Pengujian Hatch juga menunjukkan ruang kerja yang lebih luas dari sekadar ekosistem Meta. Agen AI ini dilaporkan sedang diuji pada versi simulasi aplikasi seperti DoorDash, Reddit, dan Outlook.

Detail itu memberi sinyal bahwa Meta tidak hanya membayangkan Hatch berjalan di Facebook, Instagram, atau WhatsApp. Dukungan lintas aplikasi juga sedang disiapkan agar AI bisa bekerja di luar aplikasi milik Meta sendiri.

Bagi skenario belanja, pendekatan ini penting karena proses pembelian sering melibatkan lebih dari satu layanan. Penemuan produk, komunikasi, pembayaran, hingga pengiriman bisa menjadi rangkaian yang saling terhubung.

Masih dalam tahap pengembangan

Saat ini Hatch disebut memakai model AI dari Anthropic. Di belakang layar, Meta juga mengembangkan sistem internal bernama Muse Spark.

Kombinasi itu menunjukkan proyek ini masih aktif dikembangkan. Belum ada rincian peluncuran resmi maupun jadwal ketersediaan yang diumumkan.

Meski begitu, arah besarnya sudah terlihat. Meta sedang mendorong Instagram menjadi tempat yang tidak hanya ramai konten, tetapi juga lebih siap membantu pengguna menyelesaikan tindakan nyata, dan belanja menjadi salah satu pintu masuk yang paling masuk akal.

Source: www.androidauthority.com
Berita Terbaru