Microsoft Hentikan Surface Go dan Laptop Go, Pilihan Surface Murah Kini Hilang

Microsoft resmi menghentikan produksi Surface Go dan Surface Laptop Go, dua lini yang selama ini menjadi pintu masuk paling terjangkau ke keluarga Surface. Dengan keputusan itu, portofolio Surface kini menyusut dan hanya bertumpu pada Surface Pro serta Surface Laptop.

Di situs Surface yang baru, kedua model tersebut sudah tidak lagi ditampilkan. Meski unit lama masih mungkin ditemukan di sejumlah ritel dan wilayah tertentu, stok yang tersisa tidak akan diisi ulang.

Surface Go Berakhir Tanpa Penerus

Penghentian Surface Go terasa cukup menonjol karena perangkat ini sempat populer di kalangan pelanggan enterprise. Varian terakhirnya bahkan dibuat khusus untuk pelanggan komersial, menandai perubahan arah produk yang sejak awal punya sejarah unik di pasar Microsoft.

Surface Go 1 sampai Surface Go 3 sempat dipasarkan untuk konsumen dan pelanggan komersial. Sementara itu, Surface Go 4 hanya dirilis untuk segmen komersial.

Ketika pertama kali hadir pada 2018, Surface Go diposisikan sebagai perangkat sangat murah dengan harga awal $399. Namun, spesifikasi dasar yang dibawa saat itu dinilai terlalu rendah dan sulit direkomendasikan.

ModelHarga AwalCatatan
Surface Go$399Debut pada 2018, spesifikasi awal tergolong rendah
Surface Go 4$579Berstatus model komersial, belum memiliki penerus yang diumumkan

Seiring waktu, kualitas Surface Go memang membaik, tetapi harga jualnya ikut naik. Surface Go 3 dan Surface Go 4 kemudian dianggap baru cukup bertenaga untuk tugas harian tanpa penurunan performa yang terasa, meski harganya sudah jauh dari kesan murah.

Surface Go 4 sendiri berada di level $579 dan hingga kini belum diumumkan penerusnya. Microsoft bahkan sempat menyiapkan Surface Go 5 dengan chip Snapdragon kelas bawah, tetapi rencana itu dibatalkan setelah masukan dari pelanggan enterprise menunjukkan bahwa versi Arm tidak banyak diminati.

Surface Laptop Go Tergeser oleh Model Baru

Nasib serupa dialami Surface Laptop Go yang selama ini dikenal sebagai laptop termurah Microsoft. Posisi itu kini praktis digantikan oleh Surface Laptop 13 inci, yang sekaligus menutup ruang bagi model murah terpisah di lini ini.

Peralihan tersebut dinilai masuk akal karena Surface Laptop 13 inci memperbaiki dua kelemahan besar Laptop Go. Model baru itu menawarkan keyboard dengan lampu latar dan layar beresolusi lebih tinggi, dua hal yang selama ini menjadi batasan utama pada Laptop Go.

ModelKelebihan UtamaStatus
Surface Laptop GoSelama ini menjadi laptop termurah MicrosoftBerakhir tanpa penerus langsung
Surface Laptop 13 inciKeyboard berlatar cahaya dan layar beresolusi lebih tinggiMenjadi pengganti praktis di kelas awal

Di sisi lain, Surface Go belum benar-benar memiliki pengganti yang setara. Surface Pro 12 inci memang hadir sebagai opsi yang lebih kecil di jajaran Surface, tetapi harganya disebut jauh lebih mahal dan dimensinya juga lebih besar dibanding Surface Go 4.

Portofolio Surface Makin Ramping

Langkah ini juga melanjutkan pemangkasan lini Surface yang sudah berlangsung sejak 2023. Sebelumnya, Microsoft telah menyingkirkan Surface Studio, Surface Laptop Studio, Surface Duo, Surface Hub, Surface Book, Surface Headphones, dan Surface Earbuds.

Menurut sumber yang mengetahui roadmap perangkat keras Microsoft, penghentian Surface Go dan Surface Laptop Go tidak berkaitan dengan masalah RAM yang sedang dihadapi perusahaan. Keputusan itu disebut sudah dibuat berbulan-bulan sebelum lonjakan harga memori menjadi persoalan.

Dengan berakhirnya dua model murah tersebut, Microsoft tampak memilih penyederhanaan portofolio ketimbang mempertahankan kelas entry-level yang berdiri sendiri. Kini, keluarga Surface bergerak ke arah lebih sedikit model, tetapi dengan rentang ukuran dan kelas performa yang lebih terkonsolidasi.

Berita Terkait