Microsoft disebut telah menghentikan produksi Surface Laptop Go 3 dan Surface Go 4, langkah yang memperjelas arah baru perusahaan terhadap lini Surface berukuran kecil. Dengan begitu, unit yang masih tersedia di toko ritel diperkirakan menjadi stok terakhir yang akan beredar di pasar.
Perubahan ini menandai pergeseran penting, karena Microsoft tidak lagi menempatkan Surface Go dan Surface Laptop Go sebagai prioritas pengembangan. Jika kabar itu benar, maka dua lini yang selama ini identik dengan perangkat ringkas dan relatif terjangkau sedang menuju fase akhir.
Rencana Surface Go 5 ikut kandas
Menurut laporan yang dikutip Bowden dari Windows Central, Microsoft sebelumnya sempat berharap bisa merilis Surface Go 5. Perangkat itu disebut dirancang muncul dalam beberapa tahun terakhir dengan chip Snapdragon kelas bawah yang tidak dirinci.
Namun, rencana tersebut tidak berlanjut. Minat dari kalangan enterprise yang dinilai lemah membuat Microsoft memilih mengalihkan fokus ke perangkat lain, lalu menghentikan pengembangan Surface Go sepenuhnya.
Stok ritel jadi penanda akhir lini
Situasi di pasar kini menunjukkan bahwa konsumen kemungkinan hanya bisa mendapatkan unit yang masih tersisa di toko. Tidak ada sinyal bahwa Microsoft menyiapkan pengiriman baru untuk dua lini tersebut.
| Model | Status | Dampak |
|---|---|---|
| Surface Go 4 | Produksi dihentikan | Stok ritel menjadi semakin terbatas |
| Surface Laptop Go 3 | Produksi dihentikan | Unit yang tersisa diperkirakan menjadi stok terakhir |
| Surface Go 5 | Tidak jadi dilanjutkan | Rencana model baru berakhir sebelum peluncuran |
Bagi pembeli, kondisi ini berarti kesempatan memperoleh model tersebut akan bergantung pada sisa barang di ritel. Setelah stok habis, akses terhadap perangkat itu praktis tidak lagi mendapat dukungan pasokan baru dari Microsoft.
Arah baru untuk perangkat Surface kecil
Keputusan ini juga memperlihatkan bahwa Microsoft sedang menata ulang portofolio Surface setelah rangkaian rilis terbarunya. Daripada mempertahankan model kecil yang pasar korporasinya dianggap kurang kuat, perusahaan tampak memilih mengarahkan sumber daya ke lini lain yang dinilai lebih menjanjikan.
Di pasar Windows, langkah tersebut penting karena Surface Go selama ini dikenal sebagai salah satu opsi Surface paling kecil dan paling terjangkau. Jika pengembangan baru benar-benar berakhir, maka segmen itu akan kehilangan salah satu nama paling dikenal dari Microsoft.
Untuk saat ini, tanda yang paling jelas adalah berkurangnya ketersediaan unit di kanal ritel dan hilangnya rencana model lanjutan. Situasi ini membuat masa depan lini Surface kecil tampak semakin sempit, seiring Microsoft menutup satu per satu jalur pengembangannya.
Source: www.notebookcheck.net






