Milan Punya Rekor Tersulit Untuk Dikalahkan, Sassuolo Tetap Berbahaya Di Mapei Stadium

AC Milan datang ke Mapei Stadium dengan modal yang lebih meyakinkan dibanding Sassuolo. Rossoneri hanya menelan lima kekalahan di Serie A 2025-26, jumlah paling sedikit di liga musim ini, dan itu membuat mereka tetap berada di jalur kuat untuk menjaga posisi tiga besar.

Laga giornata ke-35 Serie A 2025-26 ini mempertemukan dua tim dengan kepentingan berbeda tetapi sama-sama besar. Milan mengejar tiket Liga Champions, sementara Sassuolo ingin memanfaatkan laga kandang untuk merangkak naik ke papan atas.

Milan mengincar poin penting dalam perebutan empat besar

Posisi AC Milan di klasemen masih sangat kompetitif karena mereka menempati peringkat ketiga dengan 67 poin dari 34 pertandingan. Tim asuhan Massimiliano Allegri juga hanya berjarak tiga poin dari Napoli yang berada di posisi kedua.

Kondisi itu membuat setiap laga tersisa punya bobot tinggi bagi Rossoneri. Hasil di markas Sassuolo pada Minggu (3/5/2026) pukul 20.00 WIB menjadi salah satu ujian penting untuk menjaga ritme mereka di papan atas.

Sassuolo tetap punya kekuatan saat bermain di kandang

Di sisi lain, Sassuolo bukan lawan yang mudah ditaklukkan ketika bermain di Mapei Stadium. Dari lima laga kandang terakhir di Serie A, Jay Idzes dan rekan-rekannya meraih empat kemenangan.

Mereka juga baru saja menahan Fiorentina 0-0 pada pekan ke-34. Hasil itu menunjukkan Sassuolo masih cukup solid saat tampil di hadapan pendukung sendiri, meski lawan yang akan dihadapi kali ini jauh lebih berat.

Peluang naik klasemen masih terbuka bagi Neroverdi

Sassuolo saat ini mengumpulkan 46 poin dari 34 laga dan berada di papan tengah. Jika mampu menang, Neroverdi masih punya peluang naik ke peringkat delapan klasemen.

Motivasi itu membuat mereka tidak hanya bermain untuk bertahan. Dengan dukungan kandang dan catatan positif di rumah sendiri, Sassuolo berpotensi memberi tekanan pada Milan sejak awal pertandingan.

Susunan pemain yang diperkirakan tampil

Sassuolo diprediksi turun dengan formasi 4-3-3. Turati akan menjaga gawang, sementara Walukiewicz, Jay Idzes, Muharemovic, dan Ulisses Garcia mengisi lini belakang.

Di lini tengah, Kone, Matic, dan Thorstvedt diperkirakan menjadi pengatur aliran bola. Sementara itu, sektor depan kemungkinan diisi Volpato, Pinamonti, dan Lauriente yang menawarkan kecepatan serta serangan langsung dari sisi sayap.

AC Milan diperkirakan memakai formasi 3-5-2. Maignan berdiri di bawah mistar dengan Tomori, Gabbia, dan Pavlovic sebagai tiga bek.

Di lini tengah, Saelemaekers, Fofana, Loftus-Cheek, Rabiot, dan Bartesaghi diproyeksikan turun sejak awal. Lini serang Milan akan bertumpu pada Rafael Leao dan Christian Pulisic untuk membongkar pertahanan tuan rumah.

Rekor pertemuan memberi keunggulan psikologis bagi Rossoneri

Riwayat duel kedua tim juga mengarah pada Milan. Dalam empat pertemuan terakhir di semua kompetisi, AC Milan tidak pernah kalah dari Sassuolo.

Pertemuan terakhir berakhir 2-2 saat Milan menjamu Sassuolo pada 14 Desember 2025. Sebelumnya, Rossoneri menang 6-1 di Coppa Italia dan bermain imbang 3-3 saat bertandang ke markas Sassuolo.

Dalam lima pertemuan terakhir, Sassuolo hanya sekali menang atas Milan, yakni saat menang 5-2 pada 29 Januari 2023. Dua laga lain dimenangkan Milan dan dua sisanya berakhir imbang.

Performa terbaru sama-sama belum sepenuhnya stabil

Sassuolo datang dengan hasil yang naik turun. Mereka sempat menang atas Como dan Cagliari, tetapi juga kalah dari Genoa.

Milan pun belum tampil sepenuhnya stabil, meski masih terlihat lebih konsisten. Mereka menahan Juventus 0-0 pada laga terakhir, setelah sebelumnya menang atas Verona dan sempat kalah dari Udinese serta Napoli.

Situasi itu membuat laga di Mapei Stadium berpotensi berjalan hati-hati pada menit-menit awal. Whoscored memprediksi Sassuolo kalah 0-2, sedangkan Sportsmole melihat kemungkinan skor imbang 1-1.

Source: www.kompas.tv

Berita Terkait